Pemkab Cirebon dan Indocement Gelar Aksi Konservasi Lingkungan
- 03 Agt 2026 17:58 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., ini meliputi penanaman bibit pohon buah serta penyerahan Mitigation Enclosure Project (MEP) pada Senin, 3 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Cirebon Imron mengapresiasi keberadaan Taman Rajawali PT Indocement dan Kawasan Konservasi Gunung Blindis. Kehadiran ruang terbuka tersebut dinilai penting untuk memperkuat investasi jangka panjang ekosistem, menjaga kualitas udara dan air, mengendalikan konflik satwa liar, serta mendorong pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan.
Bupati menegaskan penanaman bibit pohon buah dan penyerahan proyek konservasi kepada BBKSDA Jawa Barat memiliki nilai strategis bagi daerah. “Aksi penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata investasi masa depan agar Kabupaten Cirebon semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Imron juga menyampaikan apresiasinya atas peringatan hari jadi perusahaan mitra. "Selamat Ulang Tahun ke-51 PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Semoga terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan bumi kita," ucapnya menambahkan.
Sementara itu, GM PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Katon Primanto Kurniawan, menyampaikan momen hari ini sangat istimewa karena bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). "Memasuki usia 51 tahun, kami membuktikan komitmen, ketangguhan, dan kontribusi nyata Indocement bagi negeri. Langkah ini kami wujudkan dengan memberi kembali kepada alam yang telah menopang kehidupan kita selama ini," katanya.
Katon memaparkan aksi penanaman bibit tanaman buah difokuskan di kawasan Gunung Blindis untuk memperkaya keanekaragaman hayati sekaligus menyediakan pakan alami satwa. Menurutnya, langkah ini menjadi solusi ekologis dalam menekan gangguan populasi monyet ekor panjang ke pemukiman warga tanpa merusak ekosistem.
Meskipun Gunung Blindis berada di area izin penambangan batu gamping dengan cadangan deposit besar, kawasan tersebut sengaja dicadangkan secara khusus sebagai lahan konservasi. “Ini adalah bukti nyata, PT. Indocement dalam menjaga kelestarian alam. Ini adalah pendekatan konservasi yang berbasis solusi ekologis harmonis, bijak, dan berkelanjutan," ucapnya.
Mengakhiri penyampaiannya, Katon berharap gerakan penanaman ini dapat memberikan dampak positif yang panjang bagi kelestarian lingkungan hidup di wilayah sekitar. “Semoga bibit-bibit pohon yang kita tanam hari ini tumbuh subur, berbuah lebat, dan menjadi simbol kebaikan yang terus bertumbuh demi bumi yang hijau dan lestari,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....