Gerakan Menanam Perkuat Pendidikan Karakter dan Budaya Bersih Siswa

  • 31 Mei 2026 12:21 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan gemar menanam di lingkungan sekolah dinilai mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun budaya bersih yang berkelanjutan bagi siswa sekolah dasar. Program tersebut menjadi pembahasan dalam dialog Green Radio RRI Cirebon bertema “Gerakan Gemar Menanam pada Siswa Sekolah Dasar sebagai Penguatan Nilai-nilai Budaya Bersih yang Berkelanjutan” pada Sabtu 30 Mei 2026.

Pemerhati lingkungan sekaligus Ketua PAC C-3 Kecamatan Kapetakan, Oki Runata, menilai pembentukan karakter peduli lingkungan harus dimulai sejak usia dini. Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan dan merawat tanaman akan melekat hingga dewasa jika dibangun sejak anak-anak.

“Pembangunan karakter tunas bangsa di bidang kebersihan itu sangat penting. Kalau dibangun sejak dini, sampai tua pun akan ingat pada kebiasaan hidup bersih,” ujarnya.

Ia mengatakan budaya bersih dan menanam tidak hanya berkaitan dengan estetika lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Menurutnya, kegiatan tersebut seharusnya mendapat perhatian lebih dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah.

Kepala SDN 2 Bayalangu Kidul, Iin Tursini, menjelaskan gerakan menanam di sekolahnya merupakan kelanjutan dari program Sekolah Berbudaya Bersih yang telah dijalankan bersama komunitas C-3. Melalui program tersebut, siswa diajak mengenal berbagai jenis tanaman secara langsung.

“Kalau sudah berbudaya bersih, tinggal kita menanam supaya keindahannya ada dan anak-anak langsung mengenal tanaman secara konkret,” katanya.

Menurutnya, kegiatan menanam juga membantu siswa memahami proses pertumbuhan tanaman sekaligus mengenal fungsi berbagai jenis tanaman. Selain itu, siswa menjadi lebih menghargai makanan karena memahami proses panjang yang diperlukan hingga tanaman menghasilkan bahan pangan.

Ia menambahkan perubahan perilaku siswa memang membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Namun, hasilnya mulai terlihat dari meningkatnya kesadaran siswa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan merawat tanaman yang telah mereka tanam.

“Lihat sampah cepat dipungut, langsung dibuang ke tempat sampah. Itu kami ajarkan terus-menerus dan sekarang sudah mulai menjadi kebiasaan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....