Dibangun Tahun 2021, Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Kini Mulai Rusak
- 29 Mei 2026 13:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah hiruk-pikuk aktivitas warga yang setiap hari memadati pusat Kota Majalengka, kondisi rumput sintetis di Alun-Alun Majalengka kini menjadi sorotan. Fasilitas publik yang dibangun pada tahun 2021 melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu mulai mengalami kerusakan di sejumlah titik akibat tingginya intensitas penggunaan masyarakat.
Hamparan rumput sintetis yang sebelumnya menjadi daya tarik utama kawasan alun-alun terlihat mulai aus dan robek. Kondisi tersebut memunculkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Majalengka karena kawasan tersebut merupakan salah satu ikon ruang publik yang setiap hari dipenuhi aktivitas warga.
Keberadaan Alun-Alun Majalengka sendiri sejak awal memang dirancang sebagai ruang terbuka modern untuk masyarakat. Berlokasi di jantung kota, tepat di depan Masjid Al-Imam Majalengka dan Pendopo Bupati Majalengka, kawasan ini menjadi pusat rekreasi gratis, olahraga, hingga tempat berkumpul keluarga.
Setiap sore hingga malam hari, ribuan warga datang menikmati suasana kota di kawasan tersebut. Anak-anak bermain, remaja berkumpul, hingga masyarakat yang berolahraga menjadikan alun-alun sebagai ruang publik favorit di Kabupaten Majalengka.
Namun, tingginya aktivitas masyarakat dari waktu ke waktu turut berdampak pada kondisi fasilitas yang ada. Sejumlah bagian rumput sintetis kini terlihat menipis bahkan rusak akibat penggunaan yang terus menerus.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengaku prihatin dengan kerusakan yang terjadi. Beliau pun langsung meminta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan demi menjaga kenyamanan masyarakat.
"Kondisi rumput sintetis ini memang perlu segera mendapatkan perhatian. Saya sudah menginstruksikan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Eman Suherman, Jumat 29 Mei 2026.
Menurutnya, fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah harus dijaga secara bersama-sama. Hal ini penting dilakukan agar fasilitas tersebut dapat bertahan dalam jangka panjang dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kita semua punya tanggung jawab menjaga fasilitas publik ini. Karena alun-alun ini milik masyarakat, jadi harus kita rawat bersama," katanya.
Selain meminta percepatan perbaikan, pemerintah daerah juga berencana meningkatkan pengawasan di area tersebut. Di samping itu, mereka akan memberikan edukasi kepada para pengunjung agar lebih peduli terhadap kebersihan dan fasilitas umum.
Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap Alun-Alun Majalengka tetap menjadi ruang publik modern yang nyaman dan aman. Ke depan, kawasan ini diharapkan bisa terus berdiri tegak sebagai simbol kebanggaan bagi seluruh masyarakat Majalengka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....