Bupati Eman Suherman Tegaskan Zakat sebagai Pilar 'Majalengka Langkung SAE'
- 21 Mei 2026 16:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di tengah suasana khidmat Gedung Islamic Center, langkah konkret penguatan sektor sosial dan keagamaan ditegaskan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan pilar strategis dalam mewujudkan visi daerah yang lebih baik dan berkeadilan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri rangkaian kegiatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka, Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut mencakup penyaluran insentif bagi guru ngaji dan marbot, peluncuran Kampung Zakat, penganugerahan BAZNAS Award 2026, serta penyerahan bantuan Rumah Layak Huni (Rutilahu).
Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi dan transparansi BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Ia menilai, keberhasilan program tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah yang telah dirancang sejak awal kepemimpinannya.
"Ini bukan sekadar program bantuan. Namun menjadi manifestasi nyata dari visi 'Majalengka Langkung SAE', khususnya dalam memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat," katanya menegaskan.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa perhatian terhadap sektor keagamaan bukanlah hal baru, melainkan bagian integral dari komitmen pemerintah daerah. Ia berharap, berbagai program yang dijalankan BAZNAS mampu menjadi stimulus berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memantik semangat gotong royong.
Momentum tersebut juga menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara pemerintah dan lembaga zakat mampu menghadirkan dampak luas. Sebanyak Rp1,37 miliar disalurkan kepada 1.37 penerima manfaat yang tersebar di 343 desa dan kelurahan di 26 kecamatan.
Masing-masing penerima, yang terdiri dari guru ngaji, imam masjid, marbot. Selain itu, petugas pemulasaraan jenazah, mendapatkan insentif sebesar Rp1 juta.
Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari sinergi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kekuatan zakat terletak pada kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Tak hanya itu, peluncuran program Kampung Zakat turut menjadi sorotan. Inovasi ini dirancang sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang terintegrasi, sekaligus mendukung akselerasi program unggulan daerah, termasuk modernisasi masjid.
Di penghujung acara, penghargaan BAZNAS Award 2026 diberikan kepada 34 penerima dari berbagai kategori. Penghargaan tersebut mencakup OPD, lembaga pendidikan, hingga tokoh masyarakat dan pelaku usaha yang konsisten mendukung gerakan zakat.
Melalui rangkaian kegiatan ini, pesan yang disampaikan Bupati Eman Suherman menjadi semakin tegas. Zakat bukan hanya instrumen sosial, tetapi fondasi penting dalam membangun Majalengka yang lebih sejahtera, religius, dan 'Langkung SAE'.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....