C-3 Indonesia Dorong Investor Bantu Penanganan Sampah Modern di Cirebon

  • 19 Mei 2026 09:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Investasi pengelolaan sampah modern dinilai penting membantu menyelesaikan persoalan sampah Kota Cirebon saat ini berlangsung. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan sampah sekaligus mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan wilayah perkotaan nantinya.

Ketua Umum C-3 Indonesia, Drs. Hendi Kustarnom, mengatakan persoalan sampah Cirebon sudah masuk kategori penting dan mendesak. Menurutnya, penanganan sampah tidak boleh terus ditunda karena dampaknya dapat mengganggu kesehatan maupun kebersihan lingkungan masyarakat.

“Kalau belum mampu menyelesaikan dari dalam, kita cari investor membantu menyelesaikan persoalan sampah,” katanya kepada RRI pada Sabtu, 16 Mei 2026. Ia menjelaskan investasi pengelolaan sampah berpotensi membantu memperkuat sistem penanganan sampah lebih modern dan terintegrasi nantinya.

Hendi mengatakan kehadiran investor juga membuka peluang lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat wilayah Cirebon dan sekitarnya sekarang. Selain itu, pengolahan sampah modern dinilai mampu menghasilkan energi listrik yang bermanfaat mendukung kebutuhan masyarakat perkotaan nantinya.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memberikan kemudahan bagi investor mendukung pengembangan pengelolaan sampah modern berbagai wilayah setempat. Kebijakan tersebut dinilai membantu mempercepat penyelesaian persoalan sampah yang terus meningkat setiap tahunnya sekarang berlangsung.

“Persoalan sampah Cirebon sudah penting mendesak sehingga membutuhkan penanganan serius berbagai pihak,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi pemerintah dan investor mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah lebih efektif bagi masyarakat kedepannya nanti.

Komunitas lingkungan terus mendorong percepatan pengelolaan sampah modern guna mengurangi pencemaran lingkungan berbagai kawasan Kota Cirebon. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan lebih bersih sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat wilayah perkotaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....