Pemkab Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa Melalui Program Desa Cantik 2026
- 16 Mei 2026 17:32 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon mencanangkan Program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik Tahun 2026 di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Selasa 12 Mei 2026. Program tersebut menjadi upaya memperkuat tata kelola data desa agar pembangunan daerah berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.
Bupati Cirebon Imron menegaskan, pembangunan desa harus didasarkan pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, validitas data menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan pembangunan masyarakat desa.
“Karena kita membangun itu harus berdasarkan data yang valid. Kalau datanya tidak valid, program nantinya tidak tepat sasaran,” katanya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan terus memperluas kerja sama dengan Badan Pusat Statistik hingga menjangkau lebih banyak desa. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh desa memiliki kemampuan mengelola dan memanfaatkan data pembangunan secara mandiri.
Menurutnya keberadaan data statistik desa akan membantu pemerintah memetakan potensi unggulan dan kebutuhan masyarakat secara lebih rinci. Dengan demikian, program pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.
“Dengan adanya data Desa Statistik itu, nanti desa bukan sebagai objek saja, tapi menjadi subjek untuk kemajuan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap desa dapat berperan aktif menentukan arah pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Cirebon Januarto Wibowo mengatakan, Program Desa Cantik merupakan program nasional BPS yang fokus memperkuat tata kelola statistik di tingkat desa. Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas data desa agar dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebijakan pemerintah.
Ia mengungkapkan, Kabupaten Cirebon sebelumnya mencatat prestasi membanggakan melalui Desa Karangwangun yang meraih juara pertama Desa Cantik tingkat Jawa Barat tahun lalu. Prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data desa di Kabupaten Cirebon.
“Tahun lalu alhamdulillah satu desa di Kabupaten Cirebon, Karangwangun, juara satu se-Jawa Barat,” katanya. Pada tahun ini, terdapat tiga desa di Kabupaten Cirebon yang akan mengikuti pembinaan Program Desa Cantik 2026 untuk dipersiapkan mengikuti penilaian tingkat provinsi maupun nasional.
Ia menambahkan, penguatan data statistik desa akan mempermudah proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah di masa mendatang. Bahkan, jika sistem data desa sudah berjalan optimal, proses pendataan nasional dapat dilakukan lebih efisien dan terintegrasi.
“Kalau data ada di desa, BPS tidak perlu lagi sensus. Data dari situ saja, kami tinggal kompilasi,” katanya. Ia menilai pengelolaan data desa yang baik akan mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....