Keraton Kasepuhan Cirebon Butuh Kolaborasi dalam Penataan Kawasan Wisata

  • 14 Mei 2026 18:47 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pengelola Keraton Kasepuhan Cirebon menilai kolaborasi dengan pemerintah masih sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata sejarah. Dukungan tersebut terutama berkaitan dengan pelestarian bangunan hingga penataan lingkungan sekitar keraton.

Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK) Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat mengatakan, sejumlah pekerjaan rumah masih perlu dibenahi secara bertahap. Menurutnya, pelestarian kawasan keraton tidak bisa dilakukan sendiri tanpa keterlibatan berbagai pihak.

“Kami juga memerlukan bantuan pemerintah untuk ikut melestarikan apa yang ada di Keraton Kasepuhan, misalnya bangunan dan lingkungan sekitar. Peran pemerintah sangat kami butuhkan,” ucapnya kepada RRI Kamis, 14 Mei 2026.

Ia mencontohkan persoalan kebersihan sungai di depan kawasan keraton yang kerap menjadi perhatian wisatawan. Sampah yang terbawa arus dari kawasan pasar dan permukiman dinilai memengaruhi kenyamanan pengunjung saat datang ke Keraton Kasepuhan.

Ratu Raja Alexandra mengungkapkan, pihaknya pernah bekerja sama dengan pemerintah melalui PUPR untuk melakukan pembersihan dan perbaikan sungai tersebut. “Alhamdulillah waktu itu ada peran pemerintah ikut membantu memperbaiki dan membersihkan kawasan sekitar Keraton,” ujar Ratu Raja Alexandra.

Selain persoalan lingkungan, penataan pedagang di kawasan alun-alun juga menjadi perhatian pengelola keraton. Keberadaan pedagang dinilai perlu ditata agar kawasan wisata tetap nyaman tanpa menghilangkan peluang masyarakat mencari penghasilan.

Menurutnya, diperlukan lokasi khusus bagi pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tertib. Ia menyebut kawasan wisata memang selalu menjadi magnet bagi pedagang sehingga penanganannya memerlukan solusi bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....