Polres Kuningan Mediasi Pendukung Persib-Persija Pasca-Insiden Caracas
- 12 Mei 2026 15:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Polres Kuningan menggelar dialog terbuka dengan perwakilan kelompok pendukung Persib Bandung dan Persija Jakarta sebagai tindak lanjut insiden dugaan pengeroyokan terhadap seorang remaja berinisial FN (15) di kawasan Caracas, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, pada Minggu, 10 Mei 2026 malam. Pertemuan berlangsung di Mapolres Kuningan pada Senin, 11 Mei 2026 siang dan dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz, Kabag Ops AKP Rasikin, serta Kanit Intel, dengan menghadirkan perwakilan korban dan disaksikan unsur Kodim Kuningan.
Bedasarkan rilis pada tribratanews.jabar.polri.go.id, dalam pertemuan tersebut, kepolisian mengungkap dugaan bahwa pelaku kekerasan merupakan oknum pendukung yang datang dari luar Kabupaten Kuningan untuk mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) berbayar pertandingan sepak bola. Kegiatan tersebut digelar kelompok pendukung Persija wilayah Kuningan Utara di salah satu kedai sekitar Sangkanurip.
Berdasarkan keterangan pengelola kedai, tiket acara nobar tercatat terjual sekitar 230 lembar. Sebagian besar peserta diketahui berasal dari Cirebon, di luar jumlah panitia penyelenggara yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Hasil penyelidikan awal juga menunjukkan korban tidak hanya FN, remaja asal BTN Caracas yang saat kejadian mengenakan kaos Persib. Polisi menerima informasi adanya warga lain yang mengalami luka fisik hingga kerusakan kendaraan akibat aksi massa yang diduga terjadi di sejumlah titik, dengan insiden paling menonjol berada di kawasan Caracas, Cilimus.
Meski dialog berlangsung kondusif, pendukung asal Cirebon yang diduga terlibat langsung dalam insiden tersebut diketahui tidak hadir. Pertemuan hanya diikuti perwakilan pendukung Persija yang berdomisili di Kuningan dan bertindak sebagai panitia penyelenggara acara nobar.
Dalam forum tersebut, perwakilan pendukung Persija Kuningan, Harry Firmansyah, menyatakan kesiapan secara lisan untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Perwakilan pendukung Persib juga meminta pihak panitia aktif membantu mengidentifikasi serta menghadirkan rombongan tamu yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.
Pembahasan mengenai jumlah pasti korban maupun rincian kerugian materiil belum dilakukan secara rinci. Kedua pihak sepakat proses perhitungan dan pembicaraan mengenai ganti rugi akan dibahas lebih lanjut secara langsung antara korban dan perwakilan pendukung Persija Kuningan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kuningan AKP Moegiono memastikan kondisi wilayah tetap aman pasca kejadian dan kepolisian terus memantau perkembangan kasus tersebut. “Alhamdulillah situasi kondusif,” ujar Moegiono.
Polres Kuningan menegaskan akan terus melakukan pendalaman dan memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kepolisian juga mengimbau seluruh pihak menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....