Bidan di Perkotaan Hadapi Tantangan Komunikasi dengan Masyarakat

  • 07 Mei 2026 16:50 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Tantangan bidan di wilayah perkotaan kini tidak lagi berkaitan dengan kondisi geografis atau akses pelayanan kesehatan. Tantangan terbesar justru datang dari pola pikir masyarakat yang semakin kritis terhadap informasi kesehatan.

Kepala Puskesmas Utara Kota Cirebon, dr. Hj. Junny Setiawati, M.KM, mengatakan kondisi wilayah perkotaan membuat tenaga kesehatan lebih mudah menjangkau masyarakat. Menurutnya, medan pelayanan di wilayah kota relatif tidak mengalami hambatan seperti daerah terpencil.

“Karena wilayah saya di perkotaan, tantangan medannya nyaris tidak ada. Tidak perlu naik perahu atau naik gunung," ucapnya kepada RRI Rabu, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, tantangan utama justru berasal dari masyarakat perkotaan yang cenderung lebih kritis dalam menerima informasi kesehatan. Banyak warga membandingkan penjelasan tenaga kesehatan dengan informasi yang diperoleh dari internet maupun media sosial.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat bidan harus memiliki kemampuan komunikasi yang lebih baik dan berbasis ilmiah. Hal itu penting agar masyarakat tetap percaya terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas maupun praktik bidan.

“Tantangannya adalah bagaimana bidan melatih keterampilan komunikasi yang efektif dan berbasis ilmiah agar bisa meyakinkan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, bidan tetap memiliki tanggung jawab memantau seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas. Karena itu, edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar ibu hamil rutin memeriksakan kandungan dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....