Ratusan Siswa SMPN 2 Suranenggala Meriahkan Karnaval Budaya Nusantara
- 07 Mei 2026 15:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Ratusan siswa-siswi SMPN 2 Suranenggala memadati jalan di wilayah Kecamatan Suranenggala dalam gelaran Karnaval Budaya Nusantara pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi projek kokurikuler lintas mata pelajaran yang mengusung tema “Berkebinekaan Global, Kearifan Lokal, dan Gaya Hidup Berkelanjutan”.
Kegiatan itu mengangkat judul “Melestarikan Budaya Bangsa dan Menjaga Alam Semesta” sebagai implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Acara dipimpin Kepala SMPN 2 Suranenggala, Hj. Tri Gayati, S.Pd., M.M., dan dibuka Camat Suranenggala, Amin Mugni, M.Ap.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Muspika, Komite Sekolah, serta perwakilan Dinas Pendidikan melalui koordinator wilayah dan pengawas. Hadir pula Ketua PGRI Kecamatan Suranenggala dan para kepala sekolah dari sejumlah SD di wilayah Suranenggala dan Kapetakan.
Dalam keterangannya, Hj. Tri Gayati menjelaskan bahwa karnaval itu merupakan kegiatan outing class sebagai edukasi bagi siswa. Tujuannya agar siswa memahami dan melestarikan budaya Indonesia yang beragam, tetap menjaga budaya lokal Suranenggala, serta menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Ia menambahkan, siswa diajak memahami bahwa sampah dan barang bekas masih dapat diolah menjadi karya bernilai, menarik, dan estetik. Selain itu, siswa diharapkan memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.
Tiga pilar utama yang diangkat dalam kegiatan tersebut meliputi berkebinekaan global, kearifan lokal, dan gaya hidup berkelanjutan. Pada tema berkebinekaan global, peserta menampilkan 16 budaya provinsi di Indonesia melalui kolaborasi kostum tradisional dengan sentuhan modern yang tetap sopan.
Pada tema kearifan lokal, siswa menampilkan kekayaan budaya khas Cirebon dan Suranenggala. Suasana semakin meriah dengan iringan gamelan lokal, burok, barongsai, dan musik tarling yang menggema sepanjang rute karnaval.

Sementara pada tema gaya hidup berkelanjutan, kreativitas siswa diuji melalui pembuatan kostum ramah lingkungan. Peserta mengolah barang bekas seperti plastik, koran, botol, hingga daun kering menjadi busana yang menarik dan estetik.
Tidak hanya menampilkan kostum, para siswa juga membawa pesan edukasi kepada masyarakat. Mereka membentangkan spanduk dan poster berisi ajakan mengurangi sampah plastik, menghemat energi, serta menjaga alam dan mencintai bumi.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari Kurikulum Merdeka, di mana siswa belajar untuk kreatif sekaligus peduli. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga tradisi dan mencintai lingkungan bisa dilakukan secara beriringan dengan semangat kebinekaan,” ujar Hj. Tri Gayati di sela kegiatan.
Apresiasi datang dari berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai SMPN 2 Suranenggala berhasil mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai Pancasila.
Sekolah juga terus mendorong terwujudnya SMPN 2 Suranenggala BERKILAU. Program tersebut bertujuan mewujudkan sekolah yang beriman, berkarakter, berwawasan ilmu global, dan berbudaya lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....