Dari Mental hingga Ideologi, TNI Kuningan Perkuat Jati Diri Prajurit
- 06 Mei 2026 20:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Ratusan peserta terdiri unsur prajurit, PNS, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI mengikuti wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut terus digencarkan Kodim 0615/Kuningan melalui ceramah Pembinaan Mental dan Sejarah Perjuangan (Bintaljarahdam) III/Siliwangi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Mas'ud Wisnusaputra, Rabu, 6 Mei 2026. Peserta mengikuti rangkaian pembinaan sebagai bagian penguatan mental dan ideologi.
Waka Bintaljarahdam III/Slw, Letkol Inf Dudu Abdulrahman, menyampaikan pembinaan mental menjadi bagian penting dalam menyiapkan prajurit menghadapi tantangan ke depan. Hal ini disampaikan dalam amanat yang dibacakan kepada peserta kegiatan.
“Untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, diperlukan sumber daya manusia yang unggul, tangguh, berkarakter, dan berintegritas tinggi. TNI sebagai garda terdepan harus menjadi contoh, tidak hanya sehat jasmani dan profesional, tetapi juga memiliki mental yang kuat, disiplin tinggi, serta iman yang kokoh,” ujar Kasdim.
Ia menambahkan, materi yang diberikan diharapkan mampu menjadi bekal introspeksi diri bagi seluruh peserta. Hal ini penting agar prajurit mampu menghadapi dinamika tantangan ke depan.
“Tantangan ke depan semakin kompleks. Untuk itu prajurit dituntut adaptif namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur bangsa,” katanya.
Sementara itu, Letkol Inf Dudu Abdulrahman menjelaskan pembinaan mental yang diberikan mencakup empat aspek utama. Aspek tersebut menjadi dasar pembentukan karakter prajurit.
“Pembinaan ini meliputi kesadaran diri, rohani, ideologi, serta sejarah perjuangan. Tujuannya membentuk prajurit yang religius, nasionalis, militan, dan humanis,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan mental juga penting untuk mencegah pelanggaran di lingkungan prajurit. Hal ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal.
“Ini juga sebagai upaya penangkal untuk meminimalisir pelanggaran disiplin maupun tindak pidana,” kata Dudu.
Ia menambahkan, penguatan ideologi dilakukan melalui pemahaman nilai-nilai Pancasila dan Sapta Marga. Sementara pembinaan sejarah bertujuan menanamkan semangat patriotisme.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh jajaran Kodim 0615/Kuningan semakin solid dan disiplin. Seluruh prajurit juga diharapkan siap menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....