Market Sounding, Optimalisasi Aset Negara di Kawasan Ciperna Cirebon

  • 06 Mei 2026 14:36 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat komitmen dalam mendukung optimalisasi aset negara di kawasan Ciperna melalui kegiatan Market Sounding. Kegiatan tersebut diselenggarakan Kementerian Keuangan RI di Hotel Luxton Cirebon.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman bersama Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Nasional, Kristijanindyati Puspitasari. Selain itu, forum juga diikuti calon investor dan pelaku usaha yang tertarik mengembangkan kawasan tersebut.

Market Sounding menjadi sarana strategis mempertemukan pemerintah sebagai pengelola aset negara dengan investor. Melalui forum ini, peluang kerja sama pemanfaatan aset dapat dijajaki secara terbuka dan terarah.

Direktur Utama LMAN, Kristijanindyati Puspitasari, menyampaikan kawasan Ciperna memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara optimal. “Keberadaan aset negara seluas lebih dari 82 hektar di Ciperna yang mencakup lapangan golf hingga zona komersial, aset ini merupakan aset hidup atau living asset yang memiliki potensi raksasa untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat kami,” ujar Kristijanindyati dalam siaran pernya yang diterima RRI Rabu 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan bahwa konsep living asset memberikan peluang pengelolaan yang berkelanjutan dan produktif. Hal ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Kristijanindyati menegaskan bahwa pemanfaatan aset negara akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kami menyadari bahwa meskipun aset ini milik pemerintah pusat, dampak pemanfaatannya akan sangat dirasakan oleh warga Kabupaten Cirebon, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan sektor pariwisata dan jasa,” ujarnya.

Dengan potensi yang dimiliki, kawasan Ciperna diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Cirebon. Investasi yang masuk juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah di sektor pariwisata dan jasa.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha diharapkan semakin kuat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mengoptimalkan aset negara demi kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....