Standar Keamanan Gudang di Kabupaten Cirebon Dinilai Rendah

  • 02 Mei 2026 22:06 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Standar keamanan kebakaran pada bangunan gudang di Kabupaten Cirebon masih tergolong rendah. Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran dengan dampak kerugian yang cukup besar.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana mengatakan sebagian besar gudang belum memenuhi standar proteksi kebakaran. Ia menyebut sekitar lima puluh persen gudang masih belum dilengkapi sistem keamanan yang memadai.

Ia menjelaskan bahwa gudang idealnya dilengkapi berbagai perangkat seperti hydrant, alarm, dan alat deteksi asap. Fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah serta mengendalikan kebakaran sebelum meluas ke area lain.

“Sekitar lima puluh persen gudang di Kabupaten Cirebon belum memenuhi standar keamanan kebakaran,” ucapnya kepada RRI, Selasa, 30 April 2026. Ia menyebutkan, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius sesuai standar yang berlaku.

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah tingginya biaya pengadaan sistem proteksi kebakaran yang cukup besar. Untuk satu paket perlengkapan lengkap, biaya yang dibutuhkan dapat mencapai ratusan juta rupiah bagi pemilik usaha.

Ia menambahkan bahwa investasi tersebut sebenarnya penting untuk melindungi aset dan keselamatan pekerja di dalam gudang. Tanpa sistem proteksi yang memadai, risiko kebakaran akan semakin tinggi terutama pada gudang dengan bahan mudah terbakar.

“Biaya proteksi memang cukup besar. Namun sangat penting untuk mencegah kerugian lebih besar akibat kebakaran,” katanya.

Dengan peningkatan standar keamanan, diharapkan risiko kebakaran pada gudang dapat diminimalisir secara signifikan. Pemerintah juga terus mendorong pemilik usaha untuk memenuhi standar keselamatan sesuai ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....