Peternak Lokal Jadi Kunci Distribusi Hewan Kurban di Cirebon

  • 30 Apr 2026 13:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Peran peternak lokal dan jaringan distribusi menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha. Hal ini dirasakan langsung oleh pelaku usaha peternakan yang harus mampu memenuhi permintaan pasar dengan cepat dan tetap menjaga kualitas ternak.

Pemilik peternakan Gun’s Farm, Gunawan, mengatakan bahwa selain mengandalkan stok sendiri, ia juga menjalin kerja sama dengan peternak lokal di berbagai wilayah, khususnya di Cirebon Timur. Jaringan ini menjadi penopang utama ketika permintaan meningkat.

“Kalau stok di kandang kurang, saya ambil dari petani sekitar, terutama di wilayah Cirebon Timur. Jadi distribusinya lebih cepat dan relatif aman,” ujarnya pada Rabu, 29 April 2026.

Ia menjelaskan, sebagian besar sapi yang didistribusikan berasal dari peternak lokal yang telah memelihara ternak dalam jangka waktu cukup lama, sekitar tujuh hingga delapan bulan. Hal ini dinilai membuat kondisi kesehatan sapi lebih terjamin karena sudah melalui berbagai tahapan perawatan.

“Dari petani lokal itu biasanya sudah dirawat lama, sudah dicek juga kesehatannya, bahkan ada program pengobatan massal dan vaksin gratis dari Dinas,” katanya.

Selain mengandalkan jaringan lokal, Gunawan juga sesekali mendatangkan sapi dari luar daerah seperti Jawa Timur. Namun, langkah ini dilakukan dengan pertimbangan matang karena memiliki risiko lebih tinggi, terutama terkait potensi penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Kalau dari luar daerah itu risikonya lebih besar, apalagi kalau dari pasar, karena sapi dari berbagai tempat berkumpul. Makanya harus ekstra hati-hati,” katanya.

Untuk menjaga kualitas distribusi, ia mengaku rutin berkoordinasi dengan petugas kesehatan hewan setempat. Koordinasi ini penting untuk memastikan setiap sapi yang masuk telah melalui pemeriksaan dan mendapatkan vaksinasi maupun pengobatan yang diperlukan.

Menurutnya, sinergi antara peternak dan instansi kesehatan hewan menjadi kunci dalam menjaga rantai distribusi tetap aman dan sehat hingga ke tangan konsumen. “Dengan adanya koordinasi itu, kalau ada sapi yang kurang sehat bisa langsung ditangani, jadi saat hari H kondisinya sudah pulih dan layak untuk kurban,” katanya.

Ia menambahkan, jaringan distribusi berbasis lokal juga memberikan keuntungan dari sisi kecepatan dan kontrol kualitas. Dengan jarak yang lebih dekat, proses pengiriman lebih singkat dan risiko pada hewan dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....