DPPKBP3A Cirebon Kecam Kekerasan Anak, Dorong Pengawasan Daycare Diperketat

  • 28 Apr 2026 14:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kasus kekerasan anak di daycare Yogyakarta memicu perhatian serius pemerintah daerah termasuk di Kabupaten Cirebon, terkait perlindungan anak. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat layanan penitipan anak secara menyeluruh di lapangan.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk kekerasan yang terjadi pada anak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hak anak tetap terlindungi dalam berbagai situasi pengasuhan sehari-hari.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengecam keras tindakan kekerasan di lingkungan daycare. Ia menilai anak merupakan amanah yang harus dijaga serta dilindungi dari segala bentuk perlakuan buruk.

“Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan terhadap anak di lingkungan penitipan anak,” ujarnya kepada RRI pada Selasa, 28 April 2026. Ia juga menyampaikan empati mendalam kepada korban serta keluarga yang terdampak peristiwa tersebut.

Menurutnya, kasus ini harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak terkait perlindungan anak di daerah. Pengawasan serta kebijakan harus diterapkan secara nyata dan tidak hanya sebatas regulasi di atas kertas.

Ia menambahkan pentingnya proses hukum tegas terhadap pelaku kekerasan terhadap anak di daycare. Penegakan hukum dinilai sebagai bentuk perlindungan sekaligus memberikan efek jera kepada para pelaku.

“Kami mendukung penuh proses hukum cepat dan tegas terhadap para pelaku kekerasan,” katanya. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah terjadinya kasus serupa di wilayah lain di Indonesia.

Dengan adanya kasus ini, ia mengharapkan semua pihak dapat semakin memperkuat sistem pengawasan terhadap daycare. Upaya ini penting untuk memastikan keamanan serta kenyamanan anak dalam lingkungan pengasuhan setiap harinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....