Ruang Aman Menjadi Kunci Pemulihan Korban Kekerasan Seksual
- 24 Apr 2026 12:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pendekatan empati menjadi kunci penting dalam membantu korban kekerasan seksual untuk pulih secara bertahap. Pendampingan yang tepat dapat mendorong korban lebih terbuka dalam menyampaikan pengalaman yang dialami.
Psikolog klinis MHC Cirebon, Sofia Halida Fatma, menekankan pentingnya membangun ruang aman bagi korban. Hal ini dilakukan agar korban memiliki kepercayaan untuk menceritakan kondisi yang dialami secara perlahan.
Ia menyebut tenaga profesional perlu menerapkan teknik komunikasi yang tepat dalam mendampingi korban. “Kita perlu active listening dan tidak memaksakan korban untuk langsung bercerita,” ucapnya kepada RRI, Selasa, 21 April 2026.
Ia menjelaskan tenaga profesional harus mampu mendengarkan dengan empati tanpa memberikan tekanan kepada korban. Pendekatan yang salah justru berisiko memperparah kondisi psikologis korban yang sudah trauma.
Selain itu, validasi perasaan korban menjadi langkah penting dalam proses pendampingan psikologis. Korban perlu merasa diterima tanpa adanya penilaian negatif dari lingkungan sekitar yang ada.
Ia menegaskan bahwa sikap menyalahkan korban harus dihindari dalam proses pendampingan psikologis. “Korban perlu divalidasi perasaannya dan diberikan ruang aman tanpa dihakimi,” katanya menjelaskan.
Budaya menyalahkan korban juga menjadi tantangan dalam proses pemulihan yang harus dihindari bersama. Edukasi kepada masyarakat diperlukan agar stigma terhadap korban dapat dikurangi secara bertahap.
Dengan pendekatan yang tepat, korban diharapkan dapat pulih secara bertahap dan menyeluruh. Kolaborasi tenaga profesional dan lingkungan menjadi kunci keberhasilan proses pemulihan korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....