Gubernur Jabar KDM Temui menteri PAN-RB, Bahas Solusi pencairan Gaji Guru Honorer

  • 23 Apr 2026 10:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan anggaran untuk pembayaran gaji bagi guru honorer sudah tersedia. Namun, ia masih menunggu arahan teknis dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

KDM mengaku sudah menyiapkan dana untuk segera dicairkan, akan tetapi masih terkendala surat edaran Menpan RB. KDM mengatakan jika Pemprov Jabar membayarkan gaji honorer dikhawatirkan terdapat penyimpangan keuangan.

"Uangnya ada, sudah teralokasikan, tetapi kan ada edaran Menteri PAN-RB yang menyatakan kita tidak boleh membayarkan gaji pegawai honorer. Nanti kalau dibayarkan ada penyimpangan keuangan," ujarnya Rabu 22 April 2026.

KDM, sapaan akrab gubernur, menegaskan jika tenaga guru honorer, termasuk pegawai yang bekerja di bagian administrasi dan tata usaha serta tenaga kebersihan, masih sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, KDM akan menemui Menteri PAN-RB untuk mencari solusi pembayaran gaji honorer di lingkungan sekolah.

KDM berjanji akan menemui Menpan RB pada pekan depan untuk membahas gaji guru honorer tersebut. Ia berharap dalam Waktu dekat gaji para guru honorer di Jawa Barat dapat segera cair.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jabar, sebanyak 3.823 tenaga honorer guru dan administratif di Jawa Barat belum menerima gaji Maret dan April 2026 karena pembayarannya terbentur aturan Kementerian PAN-RB.

Pemerintah daerah tidak diperkenankan lagi mempekerjakan tenaga honorer setelah dilaksanakan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....