Akademisi Dorong Perempuan Berani Bersuara
- 21 Apr 2026 15:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Momentum peringatan Hari Kartini menjadi pengingat penting bagi perempuan untuk terus menumbuhkan keberanian dalam melawan ketidakadilan. Semangat perjuangan Kartini dinilai tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Dosen Fakultas Hukum UGJ Cirebon, Dr. Moh. Sigit Gunawan SH., MKn., menegaskan bahwa nilai utama dari perjuangan Kartini adalah keberanian untuk bersuara dan memperjuangkan hak perempuan. Ia menilai semangat tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
"Perempuan jangan hanya seremonial tentang Ibu Kita Kartini, semangatnya harus ditiru dan keberaniannya harus muncul. Semangat Kartini bukan hanya seremonial, tapi keberanian itu harus nyata dalam kehidupan perempuan," ujar Sigit Gunawan kepada RRI Senin, 20 April 2026.
Menurutnya, pola pikir yang menganggap perempuan sebagai pihak lemah harus mulai diubah agar perempuan memiliki kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan. Perubahan zaman juga memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berperan aktif di berbagai bidang.
Ia menilai perempuan Indonesia harus mampu menunjukkan ketangguhan dan tidak ragu mengambil peran dalam kehidupan sosial maupun profesional. Kesempatan yang terbuka saat ini seharusnya dimanfaatkan sebagai bentuk nyata dari perjuangan kesetaraan.
"Jangan hanya meniru seremonial seperti memakai kebaya, tetapi semangat perjuangan Kartini harus benar-benar dimunculkan. Perempuan harus menjadi tangguh dan berani bersuara ketika menghadapi ketidakadilan," ucapnya.
Melalui momentum Hari Kartini, ia berharap perempuan semakin percaya diri untuk menyuarakan kebenaran, terutama ketika mengalami atau menyaksikan kekerasan seksual. Keberanian untuk bersuara dinilai menjadi langkah awal dalam mewujudkan perlindungan hukum dan keadilan bagi perempuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....