Wamendikdasmen Dorong Revitalisasi Sekolah di Majalengka

  • 21 Apr 2026 13:43 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.OD, Majalengka - Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq menegaskan komitmen percepatan perbaikan infrastruktur pendidikan nasional. Hal itu diungkapkan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa, 21 April 2026.

Agenda ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintahan Prabowo Subianto dalam menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan tahun ini. Wamendikdasmen mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan revitalisasi sekitar 71.000 sekolah dengan kondisi rusak berat di seluruh Indonesia sepanjang 2026.

Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan capaian tahun 2025 yang mencatat sekitar 16.000 sekolah telah direhabilitasi. "Program ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan layak," ujar Fajar.

Dalam kunjungan tersebut, Fajar juga menginformasi bahwa SDN 2 Gandawesi yang sempat viral tersebut resmi masuk dalam daftar prioritas revitalisasi tahun anggaran 2026 dan siap direhabilitasi. Selain itu, SDN 4 Majalengka juga akan mendapatkan penanganan khusus mengingat status bangunannya sebagai cagar budaya yang memerlukan pendekatan konservasi tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kelayakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma'ruf, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi pendidikan di daerah. Menurutnya, kunjungan langsung pejabat kementerian memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan infrastruktur pendidikan di lapangan serta menjadi dorongan moral bagi para tenaga pendidik.

"Harapannya, program revitalisasi ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Majalengka yang masih membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana," ujarnya.

Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pendidikan telah mengusulkan sebanyak 323 sekolah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk masuk dalam program revitalisasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya daerah dalam mempercepat peningkatan kualitas layanan pendidikan secara merata dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....