UMKM Cirebon Diminta Siap Hadapi Lonjakan Biaya BBM Nonsubsidi dan LPG
- 20 Apr 2026 14:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kenaikan harga BBM non-subsidi dan LPG mulai berdampak pada pelaku usaha. Kondisi ini diperkirakan akan terasa dalam beberapa waktu ke depan, termasuk bagi UMKM di Kabupaten Cirebon.
Ketua BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, Ahud Roelyana, menyampaikan dampak belum terlihat secara langsung. Namun perubahan ekonomi diprediksi akan mulai dirasakan pelaku usaha dalam waktu dekat.
“Saya belum dapat laporan terkait dampak dari teman-teman. Tapi kalau melihat kembali naik, udah pasti ada dampaknya. Tapi enggak langsung sekarang, paling besok atau pekan ke depan, atau baru pekan kedua,” ujarnya saat dihubungi RRI pada, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan kenaikan biaya operasional akan memengaruhi struktur usaha secara menyeluruh. Hal ini berpotensi menekan keuntungan pelaku usaha secara bertahap dalam beberapa waktu.
“Karena harga pokok produksi kan juga naik pasti itu, jadi saya sih memprediksi margin keuntungan akan menurun,” ucapnya.
Sektor UMKM dinilai paling rentan terhadap perubahan harga energi dalam operasional usaha. Terutama usaha yang bergantung pada bahan bakar dalam aktivitas produksi sehari-hari.
Kondisi ini menuntut pelaku usaha lebih adaptif menghadapi perubahan ekonomi yang terjadi. Diungkapkan Ahud, strategi bertahan menjadi langkah penting menjaga keberlangsungan usaha di tengah tekanan.
Pelaku usaha diharapkannya mampu membaca situasi dengan cepat dan tepat saat ini. Dengan begitu, dampak negatif dapat ditekan seminimal mungkin oleh pelaku usaha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....