Gerakan Pangan Murah di Cirebon Terbuka untuk Semua Warga

  • 13 Apr 2026 14:56 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Cirebon terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa pembatasan domisili. Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Hj. Elmi Masruroh, SP., M.Si., menjelaskan bahwa mekanisme pembelian dalam GPM sama seperti di pasar pada umumnya. Masyarakat dapat datang langsung dan membeli kebutuhan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau Gerakan Pangan Murah itu mekanismenya seperti di pasar, jadi siapa pun boleh membeli di GPM kami dan tidak ada pembatasan untuk pembelinya," ujar Elmi kepada RRI Senin, 13 April 2026.

Meski terbuka untuk semua warga, beberapa komoditas tertentu tetap memiliki batasan jumlah pembelian. Pembatasan ini dilakukan agar distribusi pangan dapat merata dan dinikmati oleh lebih banyak masyarakat.

"Untuk beberapa komoditas seperti beras SPHP, Minyakita, dan telur memang ada pembatasan volumenya, seperti beras maksimal dua pak isi lima kilogram dan telur maksimal dua kilogram," ucapnya.

Selain pelaksanaan GPM, distribusi pasokan dari luar daerah juga dinilai berpengaruh terhadap stabilitas harga pangan di Kota Cirebon. Kendala distribusi dapat menyebabkan berkurangnya stok sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

"Iya, distribusi dari luar daerah sangat mempengaruhi, karena ketika pasokan terhambat maka stok berkurang dan permintaan tetap sehingga harga bisa naik," katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini ketersediaan stok pangan di Kota Cirebon masih tergolong aman karena didukung keberadaan pasar induk utama. Pasar Induk Jagasatru sebagai pusat sayuran dan Pasar Pagi sebagai pusat beras dinilai mampu menjaga pasokan tetap stabil sehingga neraca pangan Kota Cirebon masih berada dalam kondisi surplus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....