Pemkot Cirebon Tekan Stunting lewat Intervensi Tepat

  • 08 Apr 2026 17:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat penurunan stunting melalui kerja sama lintas sektor dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon dalam rapat evaluasi penanganan stunting tingkat provinsi di Bandung.

Rapat evaluasi yang berlangsung di Gedung Sate, Bandung, diikuti oleh 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat sebagai bagian dari upaya bersama menurunkan angka stunting secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam menjalankan program pencegahan dan penanganan stunting.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menekankan pentingnya pendekatan berbasis wilayah agar intervensi yang dilakukan lebih efektif dan terarah. “Kita harus lebih berkonsentrasi lagi, lebih fokus lagi pada wilayah mana yang stuntingnya tinggi sehingga memerlukan penanganan yang sangat serius,” ujarnya yang dikutip dari press release Pemkot Cirebon Selasa, 7 April 2026.

Ia juga menegaskan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk lima tahun mendatang, yaitu mewujudkan tidak adanya kasus stunting baru di seluruh wilayah “Kami ingin seluruh kabupaten dan kota memiliki semangat yang sama. Jawa Barat harus benar-benar menuju zero new stunting. Tidak ada lagi stunting baru dalam lima tahun ke depan” ucapnya.

Selain itu, Wakil Gubernur mengungkapkan bahwa faktor sanitasi dan ketersediaan air minum layak masih menjadi penyebab dominan terjadinya stunting. Ia menyebutkan bahwa kondisi sanitasi yang kurang baik serta jarak jamban yang dekat dengan sumber air menjadi persoalan yang harus segera ditangani di berbagai wilayah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam forum tersebut merupakan bagian dari perannya sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di tingkat kota. “Banyak sekali pencerahan yang kami dapatkan, terutama terkait strategi pencegahan dan penanganan stunting yang lebih efektif,” katanya.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Kota Cirebon dalam menurunkan angka stunting secara signifikan berkat kolaborasi berbagai pihak. “Alhamdulillah angka stunting di Kota Cirebon sudah turun menjadi 14,9 persen dan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Melalui forum evaluasi ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah antar daerah dalam mempercepat penurunan stunting serta mempersiapkan pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia ke depan. Pemerintah Kota Cirebon optimistis dengan strategi yang tepat dan dukungan masyarakat, target penurunan stunting dapat terus dicapai secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....