Aksi Menegangkan, Petugas Damkar Indramayu Taklukkan Ular Sanca
- 06 Apr 2026 22:39 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu berhasil menangkap ular sanca sepanjang enam meter dari atap rumah penduduk pada Senin sore, 6 April 2026. Ular besar tersebut sempat meresahkan pemilik rumah, Feri Trskiani, warga Panyindangan Kulon, Kabupaten Indramayu.
Mako Damkar Indramayu melalui Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Iko Tasdiko mengonfirmasi dalam laporannya. “Pihaknya menerima laporan permintaan bantuan evakuasi laporan dari warga tentang evakuasi ular sanca tersebut pada Senin sore 6 April 2026,” ujarnya.
Segera setelah menerima laporan, delapan personel piket dengan satu mobil Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Tim bertugas untuk menindaklanjuti permintaan warga dengan cepat dan profesional.
Aksi Penangkapan yang Menegangkan
Tim Damkar Indramayu tiba di lokasi dengan membawa peralatan penangkap ular yang lengkap. Saat petugas naik di bagian plafon rumah, ular sanca tersebut bersembunyi dan menunjukkan posisi waspada serta tampak siap melancarkan serangan kepada siapa pun yang mendekat.
Melihat reaksi agresif ular tersebut, para personel Damkar bertindak secara hati-hati, penuh perhitungan, dan profesional. Mereka melakukan strategi pengepungan guna menaklukkan predator tersebut tanpa membahayakannya maupun warga sekitar.
“Ular sanca itu sempat memberikan perlawanan, namun personel kami berhasil melumpuhkannya hingga akhirnya ular tersebut menyerah dan dapat kami tangkap dengan aman,” kata Iko dalam keterangannya. Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak terjadi insiden.
Evakuasi dan Pelepasliaran
Setelah memastikan kondisi aman, petugas membawa ular sanca tersebut ke Mako Damkar Indramayu. Pihak Damkar berencana melepaskan kembali hewan melata itu ke habitat aslinya di kawasan hutan yang jauh dari jangkauan pemukiman penduduk.
Langkah pelepasliaran ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mencegah terjadinya kembali konflik antara satwa liar dan manusia. Petugas berharap dengan cara ini, interaksi berbahaya antara warga dan ular dapat diminimalisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....