Kasus Campak Terduga Meningkat, Dinkes Imbau Masyarakat untuk Waspada
- 21 Mar 2026 16:26 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Kasus terduga campak di Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan tren peningkatan sejak akhir tahun hingga awal 2026. Kondisi ini menjadi perhatian serius menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa mudik Lebaran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Mona Isabella Saragih, mengatakan peningkatan tersebut masih dalam tahap terduga dan belum seluruhnya terkonfirmasi sebagai kasus positif. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan untuk mencegah penyebaran lebih luas.
“Peningkatan kasus terduga campak itu sudah mulai ada peningkatan itu dari akhir tahun, Mbak, dan itu cenderung meningkat sampai dengan minggu ke sembilan tahun 2026," katanya kepada RRI, Sabtu, 21 Maret 2026.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium masih diperlukan untuk memastikan status kasus campak yang ditemukan di lapangan. Beberapa sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan masih dalam proses konfirmasi.
Data tahun 2025 mencatat terdapat 75 kasus campak dan rubella di Kabupaten Cirebon. Sementara pada awal 2026, hingga minggu kesembilan, telah ditemukan sejumlah kasus terkonfirmasi yang tersebar di beberapa wilayah.
“Tidak semua kasus yang ditemukan itu merupakan kasus pasti atau positif campak, karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium," ucapnya.
Dinas Kesehatan menjadikan kondisi ini sebagai dasar untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang Lebaran. Langkah ini dilakukan agar penyebaran penyakit tidak semakin meluas di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi.
Dengan pemantauan yang terus dilakukan, diharapkan tren peningkatan kasus dapat dikendalikan. Masyarakat juga diminta lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....