Banyak Korban Tak Berani Melapor, Kasus Kekerasan Perempuan Masih Tinggi
- 08 Mar 2026 04:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kasus kekerasan terhadap perempuan di wilayah Cirebon masih terbilang tinggi setiap tahunnya. Data yang ditangani oleh Woman Crisis Center (WCC) Mawar Balqis menunjukkan angka kasus yang mencapai ratusan.
Direktur WCC Mawar Balqis, Dra. Hj. Masrokhah mengatakan, jumlah kasus yang ditangani lembaganya setiap tahun cukup fluktuatif. Namun secara rata-rata jumlahnya berkisar antara 120 hingga lebih dari 200 kasus per tahun.
Kasus tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Di antaranya kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, dan lainnya.
“Dari tahun ke tahun itu rata-rata antara 150 sampai 200 kasus lebih,” katanya saat dihubungi RRI pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa angka tersebut belum mencerminkan keseluruhan kasus yang sebenarnya terjadi di masyarakat. Hal ini karena masih banyak korban yang tidak berani melaporkan kejadian yang dialaminya.
Menurutnya, rasa takut dan kekhawatiran menjadi salah satu alasan utama perempuan tidak berani melapor. Banyak korban yang takut diketahui oleh keluarga maupun pasangan mereka.
“Banyak yang tidak berani mengadu. Takut kalau ketahuan suaminya atau takut dengan berbagai konsekuensi lainnya,” ujarnya.
Selain itu, keterbatasan akses informasi juga menjadi hambatan bagi korban untuk mencari bantuan. Tidak semua masyarakat mengetahui keberadaan lembaga pendampingan korban.
Ia menilai perlu adanya upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, korban kekerasan dapat lebih berani mencari perlindungan dan bantuan..
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....