Pemkot Cirebon Dukung Program Ngopi Kemendagri Perkuat Karakter Pelajar
- 07 Mar 2026 15:12 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon mendukung penuh kegiatan Pembinaan Karakter dan Jati Diri Bangsa melalui program Ngobrol Inspirasi (Ngopi) yang digagas Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri di Balai Kota Cirebon. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 120 pelajar tingkat SMP sederajat sebagai upaya memperkuat karakter generasi muda.
Kehadiran Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan. Program ini juga diharapkan mampu membentengi generasi muda dari berbagai tantangan moral di era globalisasi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri yang telah memilih Kota Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pembinaan karakter tersebut. Ia menilai pembinaan seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.
"Kemajemukan ini adalah modal sosial sekaligus identitas nasional kita. Namun, tantangan Gen Z dan Gen Alpha semakin kompleks dengan adanya hoaks, ujaran kebencian, hingga perundungan yang berpotensi menggerus nilai toleransi," ujarnya yang dikutip dari siaran pers pemkot Cirebon pada Kamis, 5 Maret 2026.
Ia juga mengingatkan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas.
"Wawasan kebangsaan bukan sekadar hafalan teori, melainkan praktik hidup sehari-hari. Kami juga mendukung penuh penguatan karakter ini melalui aspek lingkungan, seperti Gerakan Indonesia ASRI sesuai instruksi Bapak Presiden Prabowo Subianto, karena mencintai tanah air berarti menjaga kelestarian buminya," ucapnya.
Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, Edison Siagian, menjelaskan bahwa ideologi memiliki peran penting sebagai dasar pemersatu masyarakat. Ia juga mendorong para pelajar untuk memahami wawasan kebangsaan sebagai cara berpikir dan bertindak demi kepentingan bangsa.
"Jangan sampai masih ada sampah di jalanan atau got. Ideologi itulah yang nantinya membuat kita merasa butuh untuk hidup bersih dan nyaman. Jangan hanya kagum melihat kota-kota di luar negeri yang bersih melalui TV, kita sendiri bisa mewujudkannya di sini dengan mulai mengurangi penggunaan plastik," katanya.
Sebagai bagian dari implementasi nilai kebangsaan dan kepedulian lingkungan, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman bibit tanaman di area Balai Kota Cirebon. Aksi tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan karakter generasi muda harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....