Satu Tahun Menjabat, Effendi Edo Terima Kritik dan Aspirasi BEM Cirebon Raya

  • 06 Mar 2026 16:14 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wali Kota Cirebon Effendi Edo menerima audiensi dan dialog terbuka dengan Aliansi BEM Cirebon Raya di Balai Kota Cirebon. Pertemuan tersebut menjadi momentum diskusi antara pemerintah daerah dan mahasiswa untuk mengevaluasi satu tahun masa kepemimpinan Wali Kota Effendi Edo dan Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati.

Dialog yang berlangsung hangat tersebut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon Sumanto beserta jajaran perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi serta kritik terkait berbagai sektor pembangunan di Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa yang menyoroti kinerja pemerintah menunjukkan adanya dinamika dalam proses pembangunan daerah.

“Kami dari jajaran pemerintahan tidak antikritik. Saya justru senang dengan kehadiran teman-teman semua di sini. Menyoroti kinerja kepala daerah selama satu tahun ini berarti saya sudah melakukan sesuatu. Kalau saya tidak disoroti, justru saya khawatir jangan-jangan saya tidak melakukan apa-apa,” ujar Effendi dalam rilisnya Jumat 6 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan bentuk tanggung jawab untuk memajukan Kota Cirebon agar mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat. Meski demikian, ia mengakui bahwa mewujudkan visi pembangunan daerah membutuhkan proses dan waktu.

“Saya ingin mengubah kota kelahiran saya ini menjadi lebih baik. Wong kita asli wong Cirebon ya, jadi saya ingin kota saya setara dengan kota-kota lainnya di Jawa Barat. Memang baru berjalan satu tahun, sedangkan visi-misi kita untuk lima tahun ke depan. Namun, apa yang bisa kita optimalkan hari ini, besok, dan lusa, akan terus kita upayakan dengan maksimal,” katanya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Alief Bintang Angkasa menyampaikan sejumlah tuntutan yang dibawa Aliansi BEM Cirebon Raya dalam audiensi tersebut.

Menurutnya, mahasiswa mendorong pemerintah daerah untuk merealisasikan visi pembangunan SETARA, yaitu Sejahtera, Tertata, Aspiratif, Religius, dan Aman, melalui langkah-langkah konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami membawa aspirasi terkait pemerataan sarana prasarana pendidikan dan gaji honorer. Selain itu, tata ruang kota seperti drainase untuk mengatasi banjir, kepadatan penduduk, hingga masalah transportasi umum dan penerangan jalan umum harus menjadi prioritas,” ujar Alief.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi data serta penjaminan status BPJS Kesehatan bagi masyarakat kurang mampu agar penyalurannya tepat sasaran. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Cirebon menyambut baik aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan mengajak generasi muda untuk terus terlibat dalam proses pembangunan daerah.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam memberikan kritik konstruktif serta menjadi bagian dari generasi penerus kepemimpinan di masa depan.

“Dulu saya juga pernah muda, pernah jadi mahasiswa seperti teman-teman. Insyaallah, mudah-mudahan ada generasi penerus dari sini yang nanti duduk jadi Wali Kota atau Bupati. Tugas saya sekarang adalah meneruskan perjuangan masa lalu, yang tidak baik saya buang, yang baik saya teruskan dan kita sempurnakan bersama,” ujarnya.

Melalui dialog tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan mahasiswa sehingga kebijakan pembangunan dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat di Kota Cirebon.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....