KDM Imbau Masyarakat Jabar di Nagera Konflik Laporkan Kondisi ke Hotline

  • 04 Mar 2026 11:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi membuka kanal aduan khusus (hotline) untuk memantau dan menjamin keselamatan warganya di Timur Tengah (Timteng). Langkah ini diambil menyusul konflik bersenjata di kawasan tersebut.

Respons ini merupakan instruksi langsung Gubernur Dedi Mulyadi. Pasalnya, serangan udara ke sejumlah kota di Iran dan aksi balasan ke pangkalan militer AS di negara-negara Teluk yang mengakibatkan penutupan wilayah udara secara masif.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berharap masyarakat Jawa Barat yang berada di Timur Tengah dalam kondisi aman di tengah konflik antara Israel-Amerika Serikat dan Iran. Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat Jawa Barat bisa menghubungi nomor telepon 082126030038.

Penyediaan nomor telepon tersebut untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga Jabar di Timur Tengah. "Semoga kita dalam keadaan sehat, nyaman dan khusyuk berpuasa," ujar KDM, sapaan Dedi Mulyadi dalam siaran persnya yang diterima RRI Rabu 4 Februari 2026.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Adi Komar. Menurutnya layanan ini dikelola secara kolaborasi oleh tim Humas dan Diskominfo Jabar untuk memetakan kondisi riil warga di lapangan.

"Untuk sementara disiapkan kanal aduan melalui 'hotline'. Warga Jawa Barat di Timur Tengah bisa menyampaikan kondisinya dan apa yang diperlukan, nanti akan kami tindak lanjuti," kata Adi menjelaskan mekanisme pelaporan itu.

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran, Iran, telah menerbitkan surat imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) di Iran. Dalam surat itu tertulis, WNI diminta segera mengambil langkah konkret untuk mengamankan diri serta keluarga.

WNI juga diminta memberikan pembaruan informasi terkait situasi di wilayah masing-masing kepada KBRI di Tehran melalui grup koordinasi yang tersedia. Semua WNI diharapkan mematuhi aturan dan arahan dari otoritas keamanan di wilayah masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....