Limbah Ternak Sapi Berpotensi Jadi Produk Bermanfaat
- 15 Feb 2026 16:11 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Kabupaten Kuningan dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi perah untuk mendukung program makan bergizi gratis MBG pemerintah pusat. Namun pengelolaan limbah ternak menjadi aspek penting agar pengembangan sektor ini tetap ramah lingkungan.
Sentra utama sapi perah berada di Kecamatan Cigugur dengan populasi ribuan ekor yang menjadi tulang punggung produksi susu daerah. Wilayah ini dinilai memiliki kondisi geografis yang mendukung keberlanjutan usaha peternakan.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, Dr. Asep Taufik Rohman, mengatakan program nasional tersebut membuka peluang sekaligus tantangan bagi daerah. Menurutnya, kesiapan wilayah harus dibarengi pengelolaan lingkungan yang matang.
“Pengembangan sapi perah harus memperhatikan pengelolaan limbah sejak awal agar tidak menimbulkan pencemaran,” ujarnya kepada RRI, Minggu, 15 Februari 2026.
Ia menjelaskan limbah kotoran ternak dapat diolah menjadi pupuk organik maupun biogas yang bernilai ekonomi. Pendekatan ini sekaligus memberi nilai tambah bagi peternak lokal.
Selain aspek lingkungan, peningkatan kapasitas peternak dan penyediaan pakan berkualitas juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal ini penting agar produksi susu tetap stabil dan memenuhi standar pengolahan.
“Pembinaan dan pendampingan peternak menjadi kunci agar pengembangan berjalan berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan kesehatan ternak melalui jaringan layanan lapangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga produktivitas dan mencegah risiko penyakit.
Program pengembangan sapi perah dinilai dapat memberikan efek ekonomi berantai bagi masyarakat sekitar. Dengan pengelolaan limbah yang tepat, sektor ini berpotensi tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....