Ciri Ciri Hewan Kurban Sehat Bebas PMK dan LSD jelang Idul Adha
- 26 Mei 2026 14:44 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Menjelang Idul Adha, masyarakat diimbau lebih teliti saat memilih hewan kurban agar terhindar dari penyakit menular pada hewan ternak. Pemeriksaan fisik sederhana dinilai penting untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak kurban.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Hj. Elmi Masruroh, Sp, M.Si mengatakan hewan kurban yang sehat dapat dikenali dari kondisi panca inderanya. Pemeriksaan awal dapat dilakukan dengan melihat area kepala seperti mata, hidung, dan mulut hewan.
“Untuk hewan kurban itu masyarakat bisa melihat dari area kepala ya. Mata terlihat cerah dan tidak belekan, kemudian hidung harus lembab dan bersih,” ujarnya dalam program acara Cirebon Menyapa Masyarakat edisi Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan, kondisi mulut juga menjadi salah satu indikator penting kesehatan hewan kurban. Hewan yang mengalami luka, lepuh, atau mengeluarkan air liur berlebih perlu diwaspadai karena dapat menjadi tanda Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Selain itu, masyarakat juga diminta memperhatikan usia hewan kurban melalui struktur giginya. Hewan yang sudah cukup umur biasanya ditandai dengan gigi yang telah berganti atau poal.
Menurutnya, kondisi tubuh dan kulit hewan juga harus diperhatikan sebelum membeli hewan kurban. Bulu hewan sehat umumnya terlihat bersih, mengkilap, dan tidak kusam.
“Nah, kalau di sapi ada benjolan keras seperti lato-lato itu berarti kena penyakit LSD atau Lumpy Skin Disease,” katanya.
Ia menambahkan, postur tubuh hewan yang sehat terlihat berisi, tidak kurus, serta memiliki pernapasan yang normal. Hewan juga tampak aktif, lincah, dan responsif terhadap rangsangan di sekitarnya.
Selain perilaku, nafsu makan hewan juga dapat menjadi penanda kondisi kesehatannya. Hewan yang sehat biasanya lahap makan dan terus memamah biak tanpa gangguan.
DKP3 Kota Cirebon mengimbau masyarakat membeli hewan kurban dari penjual terpercaya dan memastikan ternak telah diperiksa kesehatannya. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan sekaligus menjaga kualitas hewan kurban saat Idul Adha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....