Rapat Paripurna Istimewa Tandai 186 Tahun Perjalanan Majalengka

  • 11 Feb 2026 19:57 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Di bawah langit pagi yang teduh, Pendopo Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berubah menjadi saksi bisu perjalanan panjang sebuah daerah yang terus menulis sejarahnya.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Majalengka dalam rangka Hari Jadi Majalengka ke-186, Rabu, 11 Februari 2026, digelar khidmat sebagai penanda estafet perjuangan yang tak pernah berhenti.

Perayaan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menegaskan arah masa depan. Kirab Pataka Lambang Kabupaten Majalengka menjadi adegan pembuka yang sarat makna.

Dari Gedung DPRD, lambang kehormatan daerah itu diarak menyusuri jalur protokol, diiringi derap pasukan, alunan Marching Band Gita Abadi Satria Pol PP, dan langkah tegap Paskibra. Jalan KH Abdul Halim hingga Ahmad Yani seakan menjadi lorong waktu yang menghubungkan sejarah dengan harapan baru.

Setibanya di Pendopo, suasana hening penuh penghormatan menyelimuti prosesi penyerahan Pataka. Ketua DPRD Kabupaten Majalengka H. Didi Supriadi, menyerahkan simbol daerah tersebut kepada Bupati Majalengka, H. Eman Suherman.

Momen itu menjadi metafora kuat tentang kesinambungan kepemimpinan dan tanggung jawab generasi dalam menjaga marwah Majalengka. Keistimewaan rapat paripurna semakin terasa dengan hadirnya tokoh-tokoh nasional.

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi duduk bersama jajaran Forkopimda dan kepala daerah kawasan Kunci Bersama.

Kehadiran mereka mempertegas posisi Kabupaten Majalengka sebagai daerah yang terus diperhitungkan dalam peta pembangunan nasional.

Bupati Eman Suherman menekankan bahwa usia ke-186 adalah titik refleksi sekaligus akselerasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi demi mewujudkan visi "Majalengka Langkung SAE'. 

Ajakan itu disambut komitmen Gubernur Jawa Barat yang menegaskan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

Sementara Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan pentingnya penegakan hukum yang humanis dan profesional sebagai fondasi iklim pembangunan yang sehat.

Di usia yang kian matang, Kabupaten Majalengka tak hanya merayakan angka. Ia merayakan ketahanan, kerja kolektif, dan keyakinan bahwa masa depan dibangun dari keberanian menjaga nilai-nilai perjuangan. 

Hari jadi Kabupaten Majalengka ke-186 menjadi penegas: perjalanan ini masih panjang, dan estafet itu kini berada di tangan generasi yang siap membawa Majalengka melangkah Langkung SAE'.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....