Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Desa Klayan
- 02 Feb 2026 22:04 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Desa Klayan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, pada Senin, 2 Februari 2026 sore. Api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting di bagian plafon rumah.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.12 WIB.
"Kami menerima laporan dari Ibu Aulia yang mengabarkan adanya api di rumah milik Bapak Syeha. Segera setelah laporan masuk, tim dari Sektor Gunung Jati langsung meluncur ke lokasi," ujar Eno Sujana saat memberikan keterangan, Senin malam.
Respon Cepat Petugas
Hanya butuh waktu tiga menit bagi petugas untuk tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.17 WIB. Satu armada pancar dari Regu 2 Sektor Gunung Jati dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.

"Setibanya di lokasi, api memang masih menyala. Anggota langsung menggelar dua selang untuk melakukan pemadaman secara intensif agar api tidak merambat ke area yang lebih luas," ucapnya menambahkan.
Kronologi dan Kerugian
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, titik api pertama kali terlihat di bagian plafon. Api kemudian merambat dengan cepat ke lantai mezzanine yang bermaterial kayu, lalu membakar barang-barang di bawahnya.
"Material yang terbakar meliputi kasur, dipan, dan lemari beserta isinya. Luas area yang terdampak sekitar 10 meter persegi dari total luas lahan 500 meter persegi," kata Eno menjelaskan.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai total pada pukul 15.35 WIB setelah petugas melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Tim Damkar berhasil menyelamatkan sekitar 400 meter persegi area bangunan lainnya. Terkait total kerugian materiil, pihak Disdamkarmat menyatakan masih dalam tahap penghitungan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala guna mencegah terjadinya kebakaran serupa," ujar Eno Sujana menutup.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....