Cuaca Ekstrem Sebabkan Puluhan Bencana di Majalengka
- 28 Jan 2026 15:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Majalengka pada Jumat 23 Januari 2026 dan Sabtu 24 Januari 2026, memicu rentetan bencana alam di hampir seluruh wilayah kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 40 kejadian bencana berupa banjir, angin kencang, dan tanah longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengatakan cuaca ekstrem tersebut telah diprediksi sebelumnya oleh BMKG Jawa Barat. Hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak pagi hingga keesokan harinya tanpa jeda. “Dalam dua hari itu hujan deras terus mengguyur. Akibatnya, sekitar 40 kejadian bencana di berbagai kecamatan,” kata Agus Tamim saat diwawancarai RRI Cirebon, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia menjelaskan, wilayah selatan Majalengka yang didominasi perbukitan mengalami banyak kejadian tanah longsor, sementara wilayah utara yang merupakan dataran rendah terdampak banjir. Selain itu, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah.
Ia mengatakan secara kumulatif, sejak 1 Januari 2026 hingga 26 Januari 2026, BPBD mencatat total 58 kejadian bencana di Majalengka.
BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif. Salah satu titik rawan berada di tanggul Sungai Cimanuk di Desa Karanganyar, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka yang kondisinya dinilai cukup mengkhawatirkan.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan serta mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....