Kenapa Perut Kembung/Begah setelah Berbuka Puasa?
- 06 Mar 2026 09:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Ramadan telah memasuki hari ke-16, beberapa dari anda mungkin sudah ada yang merasakan perbedaan semangat atau motivasi yang cenderung menurun untuk memilih menu makanan atau minuman di waktu sahur atau berbuka puasa.
Namun, anda tetap perlu ingat, bahwa makanan dan minuman yang anda konsumsi selama bulan Ramadan jelas mempengaruhi kualitas kesehatan anda, termasuk bagaimana anda mengkonsumsinya. Dampak paling umumnya adalah perut kembung atau begah setelah berbuka puasa.
Namun apa sebenarnya alasan dibalik perut kembung atau begah setelah kita berbuka puasa? Berikut sedikit jawabannya untuk anda. Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr Mira Dewi menjelaskan bahwa perut kembung umumnya disebabkan oleh penumpukan gas di saluran pencernaan seperti dikutip dari situs resmi IPB.
Sederhananya, perut kembung atau begah terjadi karena sistem pencernaan yang "kaget" saat menerima asupan setelah beristirahat seharian, dr Mira juga menambahkan keluhan tersebut umumnya muncul akibat kesalahan pola makan saat sahur maupun berbuka puasa.
“Perlu dipastikan bahwa kondisi berpuasa itu sendiri tidak menyebabkan perut kembung. , biasanya keluhan ini muncul karena kebiasaan makan yang kurang tepat, misalnya langsung mengonsumsi makanan yang mengandung gas saat berbuka."
Beberapa penyebabnya diantara lain, makan terlalu banyak dan cepat, mengonsumsi gorengan dan makanan berlemak/santan, minum minuman berkarbonasi, dehidrasi, dan langsung tidur setelah makan.
Dan jika anda berpikir bahwa anda akan terhindari dari perut kembung atau begah setelah puasa karena anda tidak punya riwayat masalah lambung, maka anda salah. Karena perut begah setelah buka puasa tidak hanya dialami oleh penderita GERD atau asam lambung. Orang yang sehat secara pencernaan pun sangat umum merasakan perut kembung, begah, atau sesak setelah berbuka puasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....