Wajarkah Lemas di Hari Pertama Puasa?
- 19 Feb 2026 15:00 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Bagi yang tidak terbiasa menjalankan puasa, rasa lemas tak bertenaga sering terasa di awal-awal puasa terutama di hari pertama. Bukan karena kurang niat atau porsi makan sahur yang tidak cukup, rasa lemas muncul karena tubuh sedang melakukan penyesuaian biologis besar-besaran.
Saat hari pertama puasa, pasokan glukosa yang masuk dari makanan yang biasa dikonsumsi setiap pagi hari terhenti. Lalu tubuh akan membongkar cadangan glikogen di hati untuk bertahan hidup.
Jika cadangan gula habis, tubuh terpaksa beralih membakar lemak agar organ-organ kita tetap bisa bekerja. Proses ini membuat otak kaget, sehingga muncul rasa pening dan lemas karena tubuh membutuhkan asupan energi rutin yang biasanya selalu ada.
Puasa juga menyebabkan darah lebih mengental dari biasanya. Hal ini terjadi karena air yang merupakan komponen utama darah berkurang saat puasa.
Darah menjadi sedikit lebih kental sehingga jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, otot dan otak jadi kekurangan "bahan bakar" segar yang akhirnya membuat kita merasa mengantuk dan cepat lemas seharian.
Bagi orang yang rutin mengonsumsi minuman berkafein setiap pagi, absennya kafein secara mendadak di pagi hari akan membuat pembuluh darah di otak melebar. Kondisi ini memicu sakit kepala hebat dan rasa lesu yang ekstrem karena saraf kehilangan stimulan rutinnya.
Selain itu perubahan waktu tidur yang terjadi saat puasa dapat membuat tubuh menjadi lemas. Kurang tidur dapat meningkatkan hormon kortisol (hormon stres) yang membuat tubuh merasa lelah meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....