Rektor UNISA: Makna Kemerdekaan Ada pada Ilmu, Akhlak dan Pengabdian
- 16 Agt 2026 21:07 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Rektor UNISA Kuningan mengajak masyarakat dan generasi muda menjadikan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum menghasilkan karya nyata bagi bangsa dan daerah.
- Peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dari seluruh lapisan masyarakat.
- Generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus pembangunan dalam mewujudkan semangat kemerdekaan Indonesia.
RRI.CO.ID, Kuningan - Rektor Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan, Dr. Nurul Iman H.A., S.Ag., M.Si., mengajak masyarakat dan generasi muda memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia secara positif. Ia menekankan pentingnya menjadikan momen tersebut sebagai pendorong untuk menciptakan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan daerah.
Menurut Nurul Iman, 81 tahun kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kontribusi nyata, terutama oleh generasi muda sebagai penerus pembangunan.
“81 tahun merdeka. Saatnya isi kemerdekaan dengan karya nyata, bukan hanya kata,” ujar Nurul Iman pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Baca juga: Menjelang Kemerdekaan, Desa Jagara Hadirkan Miniatur Lembur Pakuan KDM
Ia secara khusus mendorong generasi muda Kuningan untuk meningkatkan kapasitas diri agar mampu menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat. Kemajuan teknologi, kata dia, harus diimbangi dengan kecerdasan, karakter dan daya saing.
“Jadilah pemuda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Kemajuan teknologi begitu cepat, siapa yang terlena dengan keadaan pasti tertinggal,” katanya.
Nurul Iman menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat dan daerah. Karena itu, mahasiswa didorong menjadikan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan diri mengabdi kepada bangsa.
Baca juga: Jalan Kampung di Kadugede Berubah Jadi Kanvas Kemerdekaan
“Saat ini kampus adalah ladangmu mengabdi untuk bangsa. Terus gali potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kemerdekaan sejati tidak sekadar dimaknai sebagai kebebasan dari penjajahan fisik. Kemerdekaan harus diwujudkan melalui kemandirian dalam ilmu pengetahuan, kehidupan yang berakhlak, serta pembangunan daerah dengan semangat gotong royong.
“Kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu mandiri dalam ilmu, berakhlak dalam tindakan, dan gotong royong berkolaborasi membangun daerah,” kata Nurul Iman.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memastikan generasi mendatang menerima warisan Indonesia yang lebih maju. “Mari jaga persatuan, rawat NKRI, dan wariskan Indonesia yang lebih maju dari hari ini,” ujarnya.
Nurul Iman berharap momentum HUT ke-81 RI tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran melalui karya, inovasi dan pengabdian. “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....