Menjelang Kemerdekaan, Desa Jagara Hadirkan Miniatur Lembur Pakuan KDM
- 10 Agt 2026 20:42 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Warga Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, menciptakan instalasi gerbang desa bergaya miniatur Lembur Pakuan untuk merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan sentuhan budaya lokal Sunda.
- Pembuatan gerbang tersebut memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti bambu dan ornamen tradisional Sunda yang mencerminkan kearifan lokal setempat.
- Seluruh proses pembangunan instalasi dilakukan secara gotong royong oleh warga desa selama dua hari, melibatkan kebersamaan dalam perangkaian bambu dan pemasangan ornamen.
RRI.CO.ID, Kuningan - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Warga setempat menyulap gerbang desa menjadi miniatur Lembur Pakuan dengan memanfaatkan bambu lokal dan berbagai ornamen tradisional Sunda.
Pembuatan instalasi tersebut dilakukan secara gotong royong selama dua hari. Sejumlah warga terlibat langsung dalam proses perangkaian bambu hingga pemasangan berbagai ornamen yang menghiasi pintu masuk desa.
Konsep yang diusung terinspirasi dari Lembur Pakuan di Purwakarta. Pendampingan pembuatan dilakukan oleh perancang eksterior yang sebelumnya terlibat dalam penataan kawasan tersebut.
Bambu menjadi material utama dalam instalasi itu. Bahan lokal tersebut dibentuk menjadi pagar, lampu tradisional, caping, kipas, nyiru atau tampah, serta sejumlah ornamen lainnya.
Nuansa perayaan kemerdekaan semakin terlihat dengan pemasangan janur kuning, umbul-umbul, payung putih dan kain bermotif catur yang menghiasi kawasan gerbang desa.
Kepala Desa Jagara, Umar Hidayat, mengatakan gagasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercantik pintu masuk desa menjelang perayaan kemerdekaan. Menurutnya, konsep miniatur Lembur Pakuan sebelumnya telah dikomunikasikan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
"Inspirasi miniatur Lembur Pakuan ini memang sudah kami bicarakan terlebih dahulu dengan Pak Gubernur KDM, dan alhamdulillah beliau memberikan restu penuh untuk direalisasikan di Desa Jagara," kata Umar.
Ia mengatakan, pembangunan instalasi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Nilai tersebut sebagai bagian dari nilai perjuangan kemerdekaan.
"Kami ingin konsep yang menjunjung tinggi jargon 'lembur diurus, kota ditata' benar-benar meresap ke masyarakat. Harapannya, ini menjadi penyemangat agar warga semakin guyub dalam membangun desa dan berani memaksimalkan seluruh potensi lokal yang kita miliki," ujarnya.
Selain menyambut HUT ke-81 RI, keberadaan instalasi tersebut memiliki arti khusus bagi daerah. Kehadirannya menjadi bagian dari kemeriahan suasana menjelang Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan.
Bagi warga Jagara, bambu dan ornamen tradisional yang menghiasi gerbang desa bukan sekadar dekorasi perayaan. Gotong royong dalam pembuatannya menjadi bagian dari cara masyarakat menyambut kemerdekaan sekaligus menunjukkan identitas budaya dan potensi lokal desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....