Makan Sehat Tak Harus Mahal, Pangan Lokal Dilirik Anak Muda

  • 31 Agt 2026 08:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Menerapkan pola makan sehat tidak selalu harus mengeluarkan biaya besar. Berbagai bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di sekitar dapat menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menjaga pola makan sehari-hari.

Dilansir Kementerian Kesehatan RI (9/7/2026), generasi muda diajak memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian dari pola makan sehat melalui gerakan “Makan Dengan Makna”. Gerakan tersebut mendorong Gen Z untuk lebih mengenal dan mengonsumsi pangan lokal yang beragam.

Menurut Kemenkes, pola makan sehat tidak hanya berkaitan dengan jumlah makanan, tetapi juga keberagaman dan keseimbangan asupan. Pangan lokal seperti sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, kacang-kacangan, serta berbagai sumber protein dapat menjadi bagian dari menu sehari-hari.

Hal tersebut menjadi penting karena konsumsi sayur dan buah masyarakat Indonesia masih perlu ditingkatkan. Kemenkes berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat bahwa 96,7 persen penduduk usia lima tahun ke atas masih kurang mengonsumsi sayur dan buah.

Pangan lokal juga memiliki peluang untuk semakin dekat dengan anak muda ketika diolah dan disajikan dengan cara yang lebih menarik. Kreativitas dalam mengolah bahan pangan seperti umbi-umbian, misalnya, dapat membuat makanan lokal lebih mudah diterima dan menjadi bagian dari tren kuliner.

Selain memperhatikan jenis makanan, kebiasaan makan sehari-hari juga perlu dijaga. Memilih makanan yang beragam, memperbanyak sayur dan buah, serta menyesuaikan porsi dapat menjadi langkah sederhana tanpa harus selalu memilih bahan makanan yang mahal.

Makan sehat bukan hanya tentang mengikuti tren makanan tertentu. Memanfaatkan pangan yang tersedia di sekitar dengan memperhatikan keberagaman dan keseimbangan dapat menjadi pilihan sederhana untuk membangun gaya hidup yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....