Rujak Bebek Tradisional Tetap Diminati Warga
- 07 Apr 2026 19:06 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Rujak bebek tetap bertahan sebagai salah satu kuliner tradisional yang digemari masyarakat di tengah maraknya jajanan modern. Kudapan dengan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas ini diketahui berasal dari wilayah Cirebon, Jawa Barat, dan telah lama menjadi bagian dari khazanah kuliner pesisir utara.
Di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, rujak bebek keliling yang dijajakan Mang Iman menjadi salah satu yang masih eksis. Dengan gerobak pikul berwarna hijau, ia berkeliling dari satu titik ke titik lain, termasuk kawasan Siliwangi, sambil menawarkan dagangannya kepada warga.
“Alhamdulillah masih banyak yang suka. Saya sudah lama jualan seperti ini, keliling,” ujar Mang Iman saat ditemui di halaman DPRD Kuningan, Selasa, 7 April 2026.
Berbeda dengan rujak potong, rujak bebek atau rujak tumbuk diolah dengan cara tradisional menggunakan lumpang kayu kecil. Sejumlah buah segar seperti mangga muda, jambu air, pisang batu, bengkuang, dan kedondong dimasukkan ke dalam wadah tersebut, lalu ditumbuk bersama bumbu racikan.
Bumbu yang digunakan terdiri dari gula merah cair, garam, serta cabai rawit sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan pembeli. Proses penumbukan ini menghasilkan tekstur dan cita rasa yang lebih meresap.
“Kalau ditumbuk seperti ini, bumbunya lebih menyatu,” kata Mang Iman.
Dengan harga Rp10.000 per porsi, rujak bebek Mang Iman dinilai terjangkau oleh berbagai kalangan. Rasa autentik khas Cirebon yang ditawarkan pun mampu membangkitkan kenangan masa lalu bagi para penikmatnya.
“Ingat waktu sekolah SD dulu. Sekarang ketemu lagi di Kuningan, rasanya tetap konsisten. Segar banget buat camilan siang hari,” ucap salah seorang pembeli.
Mang Iman mengaku telah bertahun-tahun menekuni profesi sebagai penjual rujak bebek keliling. Meski harus memikul beban dan berjualan di bawah terik matahari, ia tetap bertahan demi menjaga eksistensi kuliner tradisional.
“Yang penting masih ada yang beli. Saya ingin rujak bebek ini tetap ada,” ujarnya.
Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat, keberadaan rujak bebek yang berasal dari Cirebon dan kini masih dijajakan di Kuningan menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....