Menjelajahi Makanan Khas Natal dari Penjuru Dunia
- 15 Des 2025 21:12 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Perayaan Natal bukan hanya identik dengan pohon cemara, kado, dan lagu-lagu sukacita, tetapi juga dengan kebersamaan di meja makan. Makanan khas Natal menjadi simbol tradisi, kehangatan keluarga, dan suka cita yang dirayakan dari berbagai belahan dunia, termasuk kekayaan kuliner di Indonesia.
Hidangan Ikonik Natal dari Dunia
Tradisi kuliner Natal di berbagai negara seringkali berakar pada sejarah dan iklim setempat, menghasilkan hidangan yang unik dan penuh makna.
1. Kalkun Panggang (Eropa & Amerika)
Kalkun Panggang adalah menu utama yang hampir selalu hadir di meja makan Natal negara-negara Barat. Kalkun utuh ini biasanya dipanggang dengan bumbu rempah-rempah yang meresap sempurna, disajikan bersama isian (stuffing) dari roti, sayuran, dan cranberry sauce. Hidangan ini melambangkan kelimpahan dan perayaan.
2. Stollen (Jerman)
Stollen adalah roti tradisional khas Jerman yang berbentuk lonjong, melambangkan bayi Yesus yang dibedong. Roti ini kaya akan buah-buahan kering, kacang, kismis, dan dilapisi mentega tebal serta taburan gula halus. Rasanya manis dan aromatik, sangat cocok untuk dinikmati bersama teh hangat.
3. Mince Pies (Inggris)
Kue pai berukuran kecil ini adalah hidangan wajib di Inggris. Dulunya, Mince Pies berisi daging cincang, namun kini lebih sering diisi dengan campuran buah-buahan kering yang dimasak bersama rempah-rempah (disebut mincemeat). Bentuknya yang mungil dan rasanya yang kaya rempah menjadikannya camilan Natal yang tak terlewatkan.
4. Bibingka (Filipina)
Sebagai salah satu negara dengan populasi Katolik terbesar, Filipina memiliki Bibingka, kue beras panggang yang dimasak dalam pot tanah liat yang dilapisi daun pisang. Biasanya disajikan setelah Misa Fajar (Simbang Gabi), dengan taburan keju, parutan kelapa, dan telur asin di atasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....