Ini Kuliner Khas Cirebon Timur
- 24 Sep 2025 18:52 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Pada Selasa, 10 September 2025, DPRD Jawa Barat resmi menyetujui pembentukan Cirebon Timur sebagai calon kabupaten baru. Keputusan ini membuka jalan bagi pemekaran wilayah dari Kabupaten Cirebon, sehingga Cirebon Timur nantinya berdiri sebagai daerah administratif tersendiri.
Selain dikenal sebagai salah satu penghasil tebu di Jawa Barat, kawasan ini juga memiliki kekayaan kuliner yang sudah lama menjadi kebanggaan masyarakat setempat. Berikut beberapa hidangan khas yang berasal dari wilayah Cirebon Timur:
1. Tahu Gejrot
Tahu gejrot adalah jajanan legendaris yang selalu diburu wisatawan saat berkunjung ke Cirebon. Hidangan ini terdiri dari potongan tahu goreng yang disiram kuah gula merah, lalu diberi tambahan ulekan cabai rawit dan bawang merah. Meski sederhana, cita rasanya khas manis dari gula merah, gurih dari tahu, dan pedas segar dari cabai.
Menurut catatan dari Disbudpar Cirebon, kuliner ini mulai dikenal pada abad ke-18. Saat itu, masyarakat keturunan Tionghoa memperkenalkannya sebagai makanan ringan bagi para buruh dan pekerja. Tradisi menggunakan piring tanah liat kecil sebagai wadah berasal dari kebiasaan para pedagang pada masa tersebut. Lama-kelamaan, tahu gejrot populer di kawasan Ciledug, terutama di Desa Jatiseeng, yang kini dikenal sebagai salah satu sentra asal hidangan ini.
2. Nasi Lengko
Nasi lengko atau “sega lengko” menurut sebutan warga Cirebon adalah sajian nasi yang dipadu dengan aneka sayuran segar dan lauk sederhana namun menyehatkan. Biasanya terdiri dari tahu goreng, tempe goreng, tauge rebus, daun kucai, dan irisan timun, lalu disiram bumbu kacang dan kecap.
Mengutip IndonesiaKaya.com, perpaduan bahan alami ini menjadikan nasi lengko bukan hanya lezat tetapi juga kaya serat dan protein nabati. Sajian ini kerap menjadi pilihan sarapan karena terasa ringan namun mengenyangkan.
3. Sayur Cabe
Sayur cabe khas Cirebon merupakan hidangan sayur berkuah pedas yang mudah ditemui di rumah tangga tradisional. Kuahnya bisa berupa santan encer atau hanya air biasa, namun selalu kaya rasa berkat penggunaan cabe hijau dan cabe rawit.
Bumbunya sederhana tapi penuh cita rasa: bawang merah, bawang putih, lengkuas, daun salam, asam Jawa atau tomat, dan sering diperkaya dengan tambahan tempe, tahu, ikan pindang, atau teri agar lebih gurih. Sayur ini disukai karena cocok disantap dengan nasi hangat dan bisa menjadi menu sehari-hari maupun sajian saat acara keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....