OJK Cirebon Dorong Investor Muda Melalui Galeri Investasi BEI

  • 30 Jun 2026 22:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - OJK Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pengembangan ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mendukung peresmian Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GI BEI) di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Cirebon pada Selasa 30 Juni 2026.

Acara peresmian ini juga dirangkaikan dengan Seminar Pasar Modal bertema Cerdas Finansial Sejak Dini, Membangun Kemandirian Finansial Mahasiswa melalui Pasar Modal.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara OJK Cirebon, BEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Korea Investment & Sekuritas Indonesia, serta UNTAG Cirebon.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan bahwa tantangan sektor jasa keuangan saat ini bukan hanya mendongkrak jumlah investor, melainkan juga memastikan kualitas pemahaman masyarakat terhadap risiko dan karakteristik investasi.

"Mahasiswa merupakan generasi yang akan menentukan arah pembangunan ekonomi Indonesia di masa depan. Oleh karena itu, mereka harus dibekali dengan literasi keuangan yang kuat agar mampu menjadi investor yang cerdas, rasional, serta tidak mudah terpengaruh oleh investasi ilegal maupun berbagai modus penipuan keuangan digital yang saat ini semakin beragam," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat dan mahasiswa untuk selalu menerapkan prinsip legal dan logis sebelum memutuskan untuk berinvestasi demi menghindari berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.

Apresiasi tinggi datang dari pihak akademisi. Rektor UNTAG Cirebon, Dr. Hj. Erna, Dra., M.Si., menyambut baik kehadiran Galeri Investasi BEI di lingkungan kampus sebagai ruang belajar yang mempertemukan teori dengan praktik langsung.

"Kami meyakini bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang cakap dalam mengambil keputusan finansial. Kehadiran Galeri Investasi BEI menjadi ruang belajar yang mempertemukan teori dengan praktik sehingga mahasiswa dapat mengenal pasar modal secara benar, membangun budaya investasi yang sehat, serta memiliki bekal untuk merencanakan masa depan finansialnya sejak dini," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Pengelolaan Wilayah 1 Bursa Efek Indonesia (BEI), Dr. Thasrif Murhadi, S.E., M.M., menegaskan bahwa fasilitas ini berfungsi sebagai sarana strategis sekaligus laboratorium pasar modal bagi mahasiswa.

"Galeri Investasi tidak hanya menjadi tempat membuka rekening efek, tetapi juga menjadi laboratorium pasar modal bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan memahami investasi secara langsung. Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi investor baru, tetapi juga investor yang memahami risiko, mampu mengambil keputusan secara rasional, dan berinvestasi sesuai tujuan keuangannya," jelasnya.

Ke depan, OJK Cirebon berkomitmen akan terus memperluas kolaborasi dan program literasi keuangan ini ke berbagai elemen masyarakat di wilayah Ciayumajakuning. Program edukasi akan menyasar pelajar, UMKM, perempuan, penyandang disabilitas, ASN, hingga masyarakat desa guna mewujudkan masyarakat yang cerdas finansial dan berdaya secara ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....