Jalan Kaki Bisa Jadi Investasi Kesehatan
- 06 Okt 2026 09:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Banyak orang menganggap olahraga harus dilakukan dengan perlengkapan khusus. Padahal, salah satu aktivitas fisik paling sederhana dapat dilakukan dengan berjalan kaki.
Berjalan kaki tidak membutuhkan tempat khusus. Aktivitas ini dapat dilakukan di sekitar rumah, lingkungan kerja, maupun tempat lain yang aman.
Yang terpenting adalah menyesuaikan intensitas dengan kemampuan tubuh. WHO memasukkan berjalan kaki sebagai salah satu bentuk aktivitas fisik.
Aktivitas fisik sendiri tidak hanya mencakup olahraga, tetapi juga pergerakan tubuh dalam kegiatan transportasi, pekerjaan, pekerjaan rumah, dan aktivitas sehari-hari.
Untuk orang dewasa, WHO merekomendasikan sedikitnya 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang dalam satu minggu. Jumlah tersebut dapat ditingkatkan hingga 300 menit untuk mendapatkan manfaat kesehatan tambahan.
Berjalan kaki dapat menjadi salah satu cara untuk mencapai target tersebut. Misalnya, seseorang dapat berjalan kaki selama beberapa puluh menit pada beberapa hari dalam satu minggu.
Jika belum terbiasa, waktunya dapat dimulai lebih singkat dan ditingkatkan secara perlahan. Kementerian Kesehatan RI juga memasukkan jalan kaki sebagai contoh aktivitas fisik yang dapat dilakukan masyarakat.
Aktivitas tersebut dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Manfaat aktivitas fisik tidak hanya berkaitan dengan berat badan.
Dilansir dari WHO bahwa aktivitas fisik secara rutin berhubungan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk kesehatan jantung, metabolisme, kesehatan tulang, serta kesehatan mental. Karena itu, jangan menganggap berjalan kaki sebagai aktivitas yang terlalu sederhana untuk memberikan manfaat.
Justru kesederhanaannya membuat aktivitas ini mudah dimasukkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Jika memungkinkan, berjalanlah untuk perjalanan jarak dekat.
Gunakan waktu istirahat untuk bergerak. Ajak keluarga berjalan bersama pada pagi atau sore hari.
Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas. Pilih jalur yang aman, gunakan alas kaki yang sesuai, dan sesuaikan aktivitas dengan kondisi kesehatan.
Bagi orang yang memiliki penyakit tertentu, sedang menjalani pengobatan, atau memiliki keterbatasan fisik, konsultasikan jenis aktivitas yang sesuai dengan tenaga kesehatan.
Pada akhirnya, kesehatan tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Kadang, langkah pertama memang benar-benar berupa satu langkah kaki.
Kemudian satu langkah lagi. Dilakukan setiap hari, perlahan, konsisten, dan sesuai kemampuan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....