Apakah Kapas untuk Isi Bantal Masih Digunaskan di Era Modern ini?

  • 30 Sep 2026 20:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID,Cirebon - Bantal dan guling hampir selalu menjadi bagian dari tempat tidur masyarakat Indonesia. Keduanya tidak hanya dianggap sebagai perlengkapan untuk membuat tidur lebih nyaman, tetapi juga memiliki fungsi yang berkaitan dengan posisi tubuh saat beristirahat. Bantal terutama berfungsi memberikan dukungan pada kepala dan leher agar posisi tubuh lebih nyaman selama tidur, sementara penggunaan guling lebih banyak berkaitan dengan kebiasaan dan kenyamanan posisi tidur.

Dari sisi kesehatan, bantal yang sesuai dapat membantu menjaga posisi kepala dan leher tetap nyaman serta mengurangi tekanan pada otot dan struktur leher. Penelitian yang dipublikasikan di Clinical Biomechanics melalui PubMed menemukan bahwa desain dan terutama bentuk serta ketinggian bantal dapat memengaruhi posisi tulang belakang leher. Studi tersebut juga menemukan bahwa beberapa jenis bantal dapat membantu mengurangi nyeri leher pada orang dengan keluhan kronis.

Namun, tidak berarti semakin tinggi atau semakin empuk bantal semakin baik bagi kesehatan. Kebutuhan bantal berbeda-beda berdasarkan posisi tidur dan bentuk tubuh seseorang. Orang yang tidur menyamping, misalnya, membutuhkan dukungan yang berbeda dibandingkan mereka yang lebih sering tidur telentang. Kajian sistematis menunjukkan bahwa belum terdapat satu ukuran tinggi bantal yang dapat dinyatakan paling ideal untuk semua orang, sehingga kenyamanan sekaligus posisi leher perlu menjadi pertimbangan.

Secara medis, guling tidak memiliki fungsi wajib yang harus digunakan setiap orang ketika tidur. Namun, bagi sebagian orang, guling dapat digunakan sebagai penyangga tubuh, misalnya dipeluk ketika tidur menyamping atau ditempatkan di antara kedua lutut untuk membantu mendapatkan posisi yang lebih nyaman. Manfaatnya lebih berkaitan dengan dukungan posisi dan kenyamanan individu daripada adanya keharusan medis untuk menggunakan guling.

Pemilihan bantal juga perlu memperhatikan kondisi orang yang menggunakannya. Bantal yang terlalu tinggi, terlalu rendah atau tidak memberikan dukungan yang sesuai dapat membuat posisi leher kurang nyaman dan berpotensi memicu keluhan seperti pegal atau nyeri ketika bangun tidur. Penelitian terhadap berbagai desain bantal menunjukkan adanya hubungan antara karakteristik bantal dengan keluhan leher, meskipun pengaruhnya terhadap kualitas tidur secara keseluruhan masih belum memberikan kesimpulan yang konsisten.

Selain bentuk dan ukuran, kebersihan perlengkapan tidur juga penting diperhatikan. Bantal dan guling yang digunakan setiap hari dapat terkena keringat, minyak dari kulit, debu dan berbagai kotoran. Karena itu, sarung bantal dan sarung guling sebaiknya dibersihkan secara berkala sesuai petunjuk perawatan bahannya, sedangkan bantal atau guling perlu diperiksa dan diganti apabila sudah kehilangan bentuk, rusak atau tidak lagi memberikan dukungan yang memadai.

Dengan demikian, fungsi utama bantal dari sisi kesehatan adalah membantu memberikan dukungan pada kepala dan leher selama tidur, sedangkan guling lebih berperan sebagai penunjang posisi dan kenyamanan tidur. Tidak ada satu jenis, bentuk atau ketinggian yang cocok untuk semua orang. Yang terpenting adalah memilih perlengkapan tidur yang membuat posisi tubuh nyaman, tidak menimbulkan nyeri ketika bangun dan sesuai dengan kebiasaan posisi tidur masing-masing.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....