Sekolah Edukasi Orang Tua untuk Dukung Imunisasi Anak Melalui BIAS

  • 12 Agt 2026 16:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Kota Cirebon, sehingga sekolah melakukan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan komunikasi dengan orang tua sebelum imunisasi dilaksanakan. Edukasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat imunisasi sekaligus mengurangi kekhawatiran orang tua terhadap vaksinasi anak, termasuk menangkal informasi yang tidak benar atau hoaks.

Kepala SDN Pangrango Kota Cirebon, Wafa Sriastria, S.Pd., M.Pd. mengatakan pihak sekolah terlebih dahulu memberikan sosialisasi kepada orang tua sebelum mengirimkan surat resmi mengenai pelaksanaan imunisasi. Komunikasi kemudian dilanjutkan melalui grup WhatsApp kelas sebagai ruang untuk menyampaikan edukasi dan menjawab pertanyaan orang tua terkait pelaksanaan BIAS.

Menurut Wafa, apabila terdapat pertanyaan yang tidak dapat dijawab pihak sekolah, sekolah akan berkoordinasi dengan Puskesmas untuk memberikan penjelasan lebih lanjut kepada orang tua. Wafa mengatakan, “Untuk pemahaman kepada orang tua kami lakukan persuasif ya, Mbak. Kita awalnya melakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum kita mengirimkan surat resmi terhadap orang tua.”

Selain orang tua, edukasi juga diberikan langsung kepada siswa sebelum hari pelaksanaan imunisasi melalui pemutaran video animasi yang berkaitan dengan kesehatan tubuh dan pentingnya menjaga kesehatan. Cara tersebut diharapkan membuat anak memahami manfaat imunisasi dengan bahasa yang sederhana sehingga mereka dapat menceritakannya kembali kepada orang tua di rumah.

Wafa mengatakan, “Dan apabila orang tua itu dipaksa oleh anaknya, biasanya orang tuanya akan luluh itu, Mbak. Jadi mau tidak mau mengikuti keinginan anaknya mau sehat, mau seperti ini, mau seperti itu seperti yang ada di video-video yang kita tayangkan, seperti itu.” Edukasi kepada anak tersebut menjadi salah satu cara sekolah membangun pemahaman dari lingkungan keluarga agar keputusan mengikuti imunisasi tidak hanya bergantung pada penyampaian informasi dari sekolah.

Dalam pelaksanaan sebelumnya, Wafa mengakui masih terdapat kendala berupa orang tua yang belum memberikan persetujuan anak untuk mengikuti imunisasi, meskipun jumlahnya di SDN Pangrango dinilai relatif sedikit. Ia mengatakan, “Jadi tidak terkontaminasi oleh hoaks-hoaks yang beredar,” sehingga penjelasan yang tepat dinilai penting untuk mengurangi kekhawatiran orang tua.

Pelaksanaan BIAS di Kota Cirebon menyasar siswa SD/MI atau sederajat dengan dukungan lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Sosial, Disdukcapil, dan perangkat daerah lainnya. Kolaborasi tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan teknis imunisasi, tetapi juga memperkuat penyampaian pesan edukatif kepada masyarakat agar orang tua memahami manfaat vaksin seperti Campak, Rubela, DT (Difteri Tetanus) dan Td (Tetanus Difteri), dan HPV bagi perlindungan kesehatan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....