IHC RS Pertamina Cirebon Edukasi Masyarakat tentang Stroke

  • 21 Sep 2026 11:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, CIREBON: Edukasi masyarakat tentang stroke sangat krusial, karena stroke merupakan kondisi gawat darurat medis yang waktunya sangat terikat (time-sensitive). Kecepatan penanganan sejak gejala pertama muncul menentukan tingkat kesembuhan dan risiko kecacatan permanen.

Melalui Program “Indonesia Sehat” RRI Cirebon, IHC RS Pertamina Cirebon kembali berkomitmen meningkatkan literasi kesehatan kepada pendengar RRI Cirebon melalui kegiatan edukasi kesehatan. Mengangkat tema “Stroke, Segera ke RS”, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00–11.00 WIB melalui Pro 1 RRI Cirebon FM 94,8 MHz/AM 864 KHz tersebut menghadirkan dr. Agus Kusnandang, Sp.S, dokter spesialis neurologi IHC RS Pertamina Cirebon, sebagai narasumber.

Dialog dipandu oleh presenter RRI Cirebon Iskandar Zulkarnain dan turut diikuti oleh Dodi Ruswadi dari Humas IHC RS Pertamina Cirebon. Dalam dialog tersebut, dr. Agus menjelaskan pentingnya masyarakat mengenali tanda dan gejala stroke serta memahami bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin.

“Pada kondisi stroke, waktu sangat menentukan. Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda stroke dan tidak menunda untuk mendapatkan pertolongan medis. Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan yang tepat, semakin besar peluang untuk meminimalkan risiko kecacatan akibat stroke,” Ujar dr. Agus saat sesi dialog di RRI, Jumat 18 September 2026.

Dalam dialog tersebut, IHC RS Pertamina Cirebon sebagai rumahsakit yang sangat peduli terhadap penyakit tersebut, sehingga menerapkan sebuah slogan yakni "SeGeRa Ke RS" yang artinya masyarakat diimbau untuk segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan jika menemukan tanda-tanda awal stroke sesuai slogan Kementerian Kesehatan yakni:

• Se yang berarti Senyum: Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, atau sulit menelan tiba-tiba.

• Ge yang berarti Gerak: Gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba.

• Ra yang berarti Bicara: Bicara pelo, tiba-tiba tidak dapat bicara, atau bicara tidak nyambung.

• Ke yang berarti Kebas: Kebas, baal, atau kesemutan pada separuh tubuh.

• R yang berarti Rabun: Pandangan rabun atau kabur pada satu mata secara mendadak.

• S yang berarti Sakit kepala/Sempoyongan: Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba atau gangguan keseimbangan (sempoyongan).

Melalui tema “Stroke, Segera ke RS”, edukasi juga menekankan pentingnya tidak melakukan penanganan sendiri atau menunggu kondisi membaik ketika seseorang mengalami gejala yang mengarah pada stroke. Keluarga maupun orang di sekitar pasien diharapkan dapat segera mengambil tindakan dengan membawa pasien ke rumah sakit.

Kegiatan edukasi kesehatan ini menjadi bagian dari upaya IHC RS Pertamina Cirebon untuk terus hadir memberikan informasi kesehatan yang mudah dipahami, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan RRI Cirebon sebagai media penyiaran publik. Selain disiarkan melalui radio, kegiatan juga dapat disaksikan melalui YouTube RRI Cirebon, sehingga pesan edukasi mengenai stroke dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara IHC RS Pertamina Cirebon dan RRI Cirebon, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman mengenai stroke, mampu mengenali gejala sejak dini, serta memahami pentingnya segera ke rumah sakit ketika stroke dicurigai.

Seperti yang diketahui secara umum bahwa IHC RS Pertamina Cirebon merupakan rumah sakit yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif, termasuk kolaborasi media dan kegiatan health talk dan untuk Anda yang ingin bertanya terkait apasaja pelayanan di Humas IHC RS Pertamina Cirebon, bisa menghubungi Call Center: 150442.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....