Overthinking, Kebiasaan Sepele yang Bisa Merusak Kesehatan Mental
- 07 Apr 2026 08:43 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Overthinking atau berpikir berlebihan merupakan kondisi ketika seseorang terus-menerus memikirkan suatu masalah secara berulang. Banyak orang menganggap kebiasaan ini sebagai hal yang biasa, padahal overthinking dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental.
Sering kali overthinking muncul ketika seseorang menghadapi situasi yang tidak pasti. Pikiran mulai memutar berbagai kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Akibatnya, seseorang merasa cemas dan sulit merasa tenang.
Kebiasaan ini biasanya dipicu oleh rasa takut membuat kesalahan. Banyak orang ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil benar-benar sempurna. Namun, keinginan tersebut justru membuat pikiran terus bekerja tanpa henti.
Dilansir dari American Psychological Association, Psychology Today, dan World Health Organization mengenai dampak overthinking terhadap kesehatan mental, overthinking juga dapat membuat seseorang sulit menikmati hidup. Ketika pikiran terlalu fokus pada masa lalu atau masa depan, seseorang kehilangan kemampuan untuk menikmati momen saat ini.
Selain itu, overthinking sering memicu stres dan kecemasan. Pikiran yang dipenuhi berbagai kemungkinan negatif membuat tubuh berada dalam kondisi tegang. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik.
Salah satu cara mengatasi overthinking adalah dengan menyadari bahwa tidak semua hal dapat dikendalikan. Ada banyak situasi dalam hidup yang memang berada di luar kendali manusia.
Teknik mindfulness juga dapat membantu mengurangi overthinking. Dengan melatih fokus pada saat ini, seseorang dapat menghentikan kebiasaan berpikir berlebihan.
Menulis jurnal juga menjadi cara efektif untuk mengeluarkan pikiran yang mengganggu. Ketika pikiran dituangkan dalam tulisan, seseorang dapat melihat masalah dengan lebih objektif.
Jika overthinking sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, konsultasi dengan psikolog dapat menjadi solusi yang tepat. Bantuan profesional dapat membantu seseorang memahami pola pikir yang memicu kecemasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....