Stres Kerja, Musuh Diam-Diam bagi Kesehatan Mental

  • 07 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Tekanan pekerjaan menjadi salah satu penyebab utama masalah kesehatan mental di dunia modern. Tuntutan target, beban kerja tinggi, serta persaingan karier sering kali membuat seseorang mengalami stres berkepanjangan.

Stres kerja sebenarnya merupakan hal yang wajar. Dalam tingkat tertentu, stres bahkan dapat meningkatkan motivasi. Namun, jika berlangsung terlalu lama, stres dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik.

Dilansir dari International Labour Organization (ILO), American Psychological Association, dan WHO mengenai stres kerja dan kesehatan mental, salah satu penyebab stres kerja adalah beban pekerjaan yang berlebihan. Ketika seseorang harus menyelesaikan terlalu banyak tugas dalam waktu singkat, tekanan mental akan meningkat.

Lingkungan kerja yang tidak sehat juga dapat memperburuk kondisi ini. Konflik dengan rekan kerja, kurangnya dukungan dari atasan, atau komunikasi yang buruk dapat memicu ketegangan emosional.

Gejala stres kerja bisa berupa kelelahan, sulit tidur, mudah marah, hingga menurunnya produktivitas. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi burnout.

Bornout merupakan kondisi kelelahan fisik dan emosional yang disebabkan oleh stres berkepanjangan di tempat kerja. Orang yang mengalami burnout sering merasa kehilangan motivasi dan semangat kerja.

Untuk mengatasi stres kerja, penting untuk mengatur waktu dengan baik. Membuat daftar prioritas pekerjaan dapat membantu mengurangi tekanan.

Istirahat yang cukup juga sangat penting. Mengambil jeda singkat di tengah pekerjaan dapat membantu menyegarkan pikiran. Dukungan sosial di tempat kerja juga memiliki peran besar. Rekan kerja yang saling membantu dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....