Pertolongan Pertama ketika Terkena Air Keras
- 15 Mar 2026 11:18 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kasus penyerangan aktivis hak asasi manusia sekaligus wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus, yang terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, masih terus didalami oleh pihak berwajib.
Akibat serangan tersebut, Andire Yunus mengalami luka bakar hingga 24 persen di bagian tubuhnya dan harus menjalani perawatan intensif di RSCM. Kasus kriminal penyiraman air keras bukan hal baru di Indonesia, sebelum menimpa Andrie Yunus, kasus serupa sempat terjadi di penghujung 2024, tepatnya di Jogjakarta.
| Baca juga: Manfaat Ikan Kembung untuk Kesehatan |
Dengan demikian, pengetahuan tentang pertolongan pertama serta dampak apa saja yang mungkin diderita, bijaknya kita ketahui. Luka bakar karena terkena air keras dapat berdampak kerusakan yang berat dan berjangka panjang, seperti kulit yang terkelupas, kebutaan atau rabun, bibir yang sulit berbicara, hingga kematian, tergantung pada area tubuh terkena air keras.
Penanganan pertama yang cepat dan tepat sebelum mendapatkan tindakan medis, dapat meminimalisir luka bakar yang dialami, meskipun air keras bersifat korosif. Lalu, bagaimana pertolongan pertama pada korban yang terkena siraman air keras?
Pertama, usahakan untuk korban tidak panik, meskipun sulit, namun ini adalah langkah paling dasar. Karena kepanikan dapat menyebabkan berbagai hal buruk lainnya, salah satunya gerak berlebih, dapat membuat luka semakin parah.
Langkah kedua adalah dengan menggunakan air mengalis untuk membasuh bagian tubuh yang terkena siraman air keras. Caranya adalah siram bagian tubuh yang terkena air keras menggunakan air bersih yang mengalir selama 15-30 menit untuk mengurangi rasa terbakar pada kulit.
Kemudian, usahakan untuk segera melepaskan semua pakaian, aksesoris, atau hal lainnya yang sedang digunakan agar dapat mengurangi paparan air keras ke kulit dan air bersih juga dapat mengalir ke seluruh bagian tubuh. Dan terakhir, jika rasa terbakar sudah terasa berkurang, tutup bagian luka pada tubuh dengan kain bersih atau kasa steril dengan ikatan yang tidak terlalu rapat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....