Puasa Bikin Berat Badan Turun atau Naik?

  • 25 Feb 2026 11:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Memasuki minggu kedua puasa, banyak orang mulai bertanya-tanya kenapa berat badan ada yang turun, tapi ada juga yang justru naik? Padahal sama-sama berpuasa seharian. Fenomena ini ternyata sangat dipengaruhi pola makan, metabolisme, dan kebiasaan berbuka.

Di minggu pertama, tubuh masih beradaptasi dengan perubahan pola makan. Penelitian dalam Journal of Nutrition and Metabolism menjelaskan bahwa pembatasan waktu makan memicu perubahan metabolisme, termasuk penggunaan cadangan glikogen dan lemak sebagai sumber energi.

Memasuki minggu kedua, tubuh mulai lebih efisien menggunakan lemak sebagai energi. Studi dalam Annual Review of Nutrition menyebutkan bahwa saat terjadi metabolic switching, tubuh beralih dari glukosa ke lemak, yang dapat membantu penurunan berat badan jika asupan kalori tetap terkontrol.

Namun, berat badan bisa naik jika pola berbuka berlebihan. Penelitian tentang energy intake dalam Appetite menunjukkan bahwa rasa lapar berkepanjangan dapat meningkatkan kecenderungan makan impulsif, terutama makanan tinggi gula dan lemak saat berbuka.

Faktor lain adalah jenis makanan yang dikonsumsi. Studi dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi karbohidrat sederhana berlebihan dapat meningkatkan lonjakan insulin dan penyimpanan lemak jika tidak diimbangi aktivitas fisik.

Selain itu, kurang tidur juga berpengaruh. Penelitian dalam jurnal Sleep menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi hormon ghrelin dan leptin, yang berperan dalam regulasi rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, nafsu makan bisa meningkat.

Jadi, berat badan turun atau naik di minggu kedua puasa tergantung keseimbangan antara asupan kalori, kualitas nutrisi, aktivitas fisik, dan pola tidur. Puasa sendiri bukan jaminan turun berat badan jika kebiasaan makan tidak terkontrol.

Kabar baiknya, minggu kedua adalah fase tubuh sudah lebih stabil secara metabolik. Jika dimanfaatkan dengan pola makan seimbang, cukup protein dan serat, serta aktivitas ringan, berat badan cenderung lebih mudah terjaga atau turun secara sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....